Kelangkaan Pasokan Bawang Putih Bukan karena Virus Corona, Ini Penyebabnya

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
Kelangkaan Pasokan Bawang Putih Bukan karena Virus Corona, Ini Penyebabnya
Pedagang bawang putih sedang menunggu pembeli di Pasar Induk Kramat jati, Jakarta Timur, Jumat (07/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pihak Kementan mengatakan impor bawang putih tidak hanya dari China saja.

Suara.com - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi membantah kelangkaan stok bawang putih karena adanya wabah virus corona di China.

Menurutnya, kelangkaan stok bawang putih karena banyak permintaan dan stok bawang putih yang menipis.

"Virus corona yang ada di Wuhan itu sebernarnya tidak ada pengaruh apa-apa. Ini masalah suplai demand dan kemudian kebutuhan market," ujar Arief saat ditemui di Toko Tani Indonesia Center, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

Arief menuturkan, pihaknya tengah menunggu rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian untuk melakukan impor bawang putih. Hal ini penting untuk menambah stok bawang putih.

Apalagi, kata Arief, berdasarkan ketentuan Kementan diharuskan menanam 5 persen tanaman bawang putih dari total RIPH.

"Kita hanya mengatur suplai demand dan pasokan dan inventory jadi stok management yang penting," jelas dia.

Sementara, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan impor bawang putih tidak hanya dari China saja. Tetapi juga terdapat negara lain yang menjadi penyuplai bawang putih ke Indonesia.

"Bawang putih kan tidak hanya dari China. Dari dulu ada alternatif dari India Brazil ada," pungkas Agung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS