Gegara Virus Corona, Produsen Otomotif Menutup Pabriknya

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani
Gegara Virus Corona, Produsen Otomotif Menutup Pabriknya
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]

Penutupan pabrik dilakukan lantaran ketiadaan suku cadang sebagai dampak penyebaran virus corona.

Suara.com - Perusahaan otomotif asal Jepang, Nissan Motor Company, mengumumkan penutupan sementara salah satu pabrik di Jepang akibat terhentinya pasokan suku cadang dari China karena imbas penyebaran virus corona.

Mengutip BBC News, Rabu (12/2/2020), penutupan akan berlangsung dua hari terhadap pabrik produsen Nissan Serena dan X-Trail.

Terhentinya pasokan suku cadang dari Tiongkok berpengaruh pada tutupnya pabrik suku cadang otomotif di negara tersebut sebagai dampak penyebaran virus Corona.

Selain Nissan, penutupan pabrik akibat ketiadaan suku cadang juga dilakukan perusahaan otomotif lainnya.

Perusahaan otomotif Korea Selatan Hyundai Motor pekan lalu melakukan penutupan sementara pabrik di Negeri Ginseng akibat ketiadaan suku cadang.

Tiongkok merupakan pemasok utama suku cadang industri otomotif dunia. Provinsi Hubei yang merupakan lokasi awal penyebaran virus Corona adalah pusat manufaktur suku cadang otomotif di Tiongkok.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS