Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pertamina Sebut Dua Kapalnya Masih Terjebak di Selat Hormuz, Gimana Kondisinya?

Achmad Fauzi

Kamis, 12 Maret 2026 | 20:21 WIB
Pertamina Sebut Dua Kapalnya Masih Terjebak di Selat Hormuz, Gimana Kondisinya?
Sebanyak 189 kapal yang dioperasikan oleh PIS untuk distribusi energi nasional telah memanfaatkan biodiesel ini sebagai bahan bakar sejak Januari 2025.
  • Direktur Utama Pertamina mengantisipasi terjebaknya dua kapal PIS di Selat Hormuz melalui diversifikasi sumber minyak mentah.
  • Dua kapal Pertamina yang terjebak adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro; keselamatan kru menjadi prioritas utama.
  • Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kemenlu, agar kapal dapat melewati Selat Hormuz dengan aman.

Suara.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengambil langkah antisipasi menyusul terjebaknya dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) di Selat Hormuz.

Langkah antisipatif yang dilakukan Pertamina dengan mendiversifikasi sumber pasokan minyak mentah atau crude oil. 

"Tapi tentunya untuk antisipasi kami juga melakukan diversifikasi sumber. Dan ini juga tentunya sudah seperti biasa, sumber-sumber kita tidak hanya dari Middle East (Timur Tengah), ada juga dari Afrika, ada dari Amerika, dan berbagai tempat lainnya," kata Simon di Kantor BPH Migas, Jakarta pada Kamis (12/3/2026). 

Adapun kedua yang kapal yang terjebak adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Simon mengaku hingga saat ini Pertamina terus memantau keberadaan kapal tersebut.

Kapal MT Kasim milik PT Pertamina International Shipping (PIS) mengalami insiden tubrukan.
Kapal MT Kasim milik PT Pertamina International Shipping (PIS) mengalami insiden tubrukan.

Dia menegaskan keselamatan pada kru menjadi prioritas. 

"Yang menjadi concern kami yang utama adalah keselamatan para kru dan keselamatan kargo kami," kata Simon. 

Pertamina, menurutnya hingga saat ini terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan kedua kapal bisa keluar dari Selat Hormuz. 

"Tentunya kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dari Kementerian Luar Negeri, dari semua pihak. Dan kita juga mendorong supaya tentunya bersama-sama situasi di sana semakin baik, sehingga kargo-kargo kita bisa kemudian beroperasi dan melewati lokasi itu dengan baik," ujarnya. 

Untuk diketahui, sebelum dilaporkan terjebak  kedua kapal tersebut diketahui sedang menjalankan tugas. Kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party).

Sementara, VLCC Pertamina Pride sedang dalam misi mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?

Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:09 WIB

Demi Keselamatan Perwira di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi Pekerja di Irak dan UEA

Demi Keselamatan Perwira di Tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi Pekerja di Irak dan UEA

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:09 WIB

Dari Kilang ke Meja Makan: Bagaimana Konflik Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Pangan

Dari Kilang ke Meja Makan: Bagaimana Konflik Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB