- Pengemudi ojek online menerima Bonus Hari Raya (BHR) lebih besar di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
- BHR tahun 2026 besarnya 25 persen rata-rata pendapatan bersih mitra selama 12 bulan, dibayar maksimal H-7 Lebaran.
- Total dana BHR untuk 850.000 mitra naik signifikan dari Rp 110 miliar pada 2025 menjadi Rp 220 miliar.
Suara.com - Para pengemudi ojek online mengaku bersyukur karena tahun ini menerima Bonus Hari Raya (BHR) lebih besar ketimbang tahun lalu. Kebijakan BHR ini sudah berlangsung selama dua tahun, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa pengemudi ojol mengatakan BHR yang mereka terima sangat berarti, terutama untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Joko Setiawan, salah satu pengemudi ojol, merasa diperhatikan dengan adanya kebijakan BHR. Apalagi BHR pada tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.
"Kami bersyukur, Pak Presiden mau melihat ke bawah mendengarkan aspirasi, mau melihat keadaan rakyat di bawahnya. Saya dapat (BHR) Rp 300.000. Alhamdulillah meningkat dibanding tahun sebelumnya," kata Joko saat ditemui di Jakarta, Kamis (12/3).
Pria berusia 40 tahun ini pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang dinilainya mau mendengarkan aspirasi para pengemudi ojol.
"Untuk Pak Prabowo, saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungannya kepada para mitra-mitra pengemudi ojek online untuk bisa mendapatkan BHR dari aplikator," ucapnya.
Zaenal Abidin, pengemudi ojol lain yang ditemui terpisah, mengungkapkan hal senada. BHR yang diterimanya dapat dipakai membeli baju untuk anaknya.
"Saya senang, (BHR) tahun ini lebih baik. Alhamdulillah tahun ini dapat untuk tambah-tambah beli baju anak. Terima kasih Pak Presiden Prabowo yang sudah menetapkan BHR tahun ini," ujar Zaenal.
Pengemudi ojol lain, Sandi, mengaku merasakan perubahan positif di era pemerintahan saat ini. Pria 26 tahun ini merasa semakin diperhatikan oleh pemerintah.
Baca Juga: Bonus Hari Raya Gojek 2026 Cair 46 Maret! GoTo Gelontorkan Rp110 Miliar ke Saldo GoPay Mitra
"Kita merasakan banyak perubahan, diperhatikan oleh pemerintah. Tahun ini lumayan, lebih baik dibanding tahun kemarin. Tahun ini ada peningkatan (BHR) saya dapatnya," katanya.
"Untuk Bapak Presiden, terima kasih sudah memperhatikan kami yang ada di jalan. Semoga Bapak sukses selalu," pungkasnya.
Sebagai informasi, pemerintah telah memastikan BHR untuk pengemudi ojol dan kurir pada Lebaran 2026. Besarannya 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih mitra pengemudi selama 12 bulan terakhir. Dibayar paling lambat H-7 Lebaran. Total penerimanya mencapai 850 ribu mitra pengemudi.
Total BHR dari aplikator naik signifikan, dari Rp 110 miliar pada 2025 menjadi Rp 220 miliar di tahun ini. Pemerintah pun meminta perusahaan aplikasi transparan dalam perhitungan besaran BHR untuk mitra pengemudi.