Nasabah Jiwasraya Tak Terima Pencairan Uang Dilakukan dengan Cara Cicil

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 12 Februari 2020 | 16:43 WIB
Nasabah Jiwasraya Tak Terima Pencairan Uang Dilakukan dengan Cara Cicil
Forum Korban Investasi Gagal Bayar Asuransi Jiwasraya. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Para nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang tergabung dalam Forum Korban Investasi Gagal Bayar Asuransi Jiwasraya secara gamblang menolak adanya pembayaran dana investasi mereka dengan cara dicicil, para nasabah meminta kepada pemerintah melakukan pembayaran secara tunai.

"Kami minta tunggakan klaim kami segera dibayar sekaligus tuntas dan lunas," kata Ida Tumota salah satu nasabah Jiwasraya saat ditemui di Kantor Pusat OJK, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Dia pun meminta kepada pemerintah agar tidak sembarang memberikan pernyataan ke publik terkait pembayaran polis nasabah Jiwasraya.

Pasalnya, seringkali pernyataan pemerintah, kata Ida hanya mendatangkan kekecewaan belaka bagi para nasabah Jiwasraya.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir berjanji akan mengembalikan dana polis nasabah Jiwasraya pada akhir Maret, itu pun dengan pembayaran secara bertahap alias dicicil.

Waktu pengembalian tersebut mundur dari komitmen BUMN sebelumnya, yang akan membayarkan dana polis nasabah Jiwasraya pada Februari atau awal Maret.

Namun begitu, Mantan Presiden Klub Inter Milan ini berusaha akan mempercepat pembayaran polis nasabah.

"Insya Allah dari jajaran kementerian, tim Jiwasraya sesuai saran yang disampaikan, kami akan berupaya selesaikan mulai pembayaran awal di akhir Maret, tapi kalau memang bisa lebih cepat kami coba lakukan," ujar Erick dalam rapat Panja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Sebelumnya juga Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan sumber dana pengembalian uang nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

baca juga

Salah satunya, dengan menggunakan dana dari hasil penggabungan atau holding asuransi BUMN Asuransi. Menurutnya, holding asuransi akan terbentuk pada Februari ini.

Nantinya PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) akan menjadi induk yang membawahi PT Jamkrindo (Persero), PT Askrindo (Persero), PT Jasindo (Persero) dan PT Jasa Raharja (Persero).

"Nanti kita di situ akan gunakan Bahana sebagai vehicle untuk transformasi asuransi secara keseluruhan. Pelan-pelan nanti akan kita gunakan untuk sebagian penyelamatan pemegang Polis Jiwasraya juga," ujar Kartika saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Nasabah Jiwasraya Hanya Diminta Bersabar Sampai Maret 2020

Lagi, Nasabah Jiwasraya Hanya Diminta Bersabar Sampai Maret 2020

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:52 WIB

Nasabah Jiwasraya Sakit Hati oleh Ucapan Sri Mulyani

Nasabah Jiwasraya Sakit Hati oleh Ucapan Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:46 WIB

OJK Makin Tak Bersahabat dengan Jurnalis di Kasus Jiwasraya

OJK Makin Tak Bersahabat dengan Jurnalis di Kasus Jiwasraya

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2020 | 11:31 WIB

Terkini

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

×