Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Ada Virus Corona, Jokowi Minta Kementerian Perbanyak Belanja

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 12 Februari 2020 | 18:45 WIB
Ada Virus Corona, Jokowi Minta Kementerian Perbanyak Belanja
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Pemerintah telah mengantisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian nasional dengan menggeber belanja modal pada kuartal I tahun 2020 ini.

Sekretaris Menko Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, dampak dari mewabahnya virus corona tidak bisa dianggap sepele karena bisa berdampak buruk bagi ekonomi nasional.

"Tapi intinya bagiamana pemerintah menjaga build pertumbuhan ekonomi kita, kita targetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,3 persen, kalau itung-itungan konsensus kemarin pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi China pengaruhnya bisa-bisa kena 1 sampai 2 persen ke pertumbuhan ekonomi global, karena China itu mitra utama hampir sebagian besar negara di dunia," kata
Susiwijono di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Maka dari itu kata dia, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), semua Kementerian dan Lembaga diminta untuk jor-joran melakukan belanja modal pada kuartal I tahun ini.

"Arahan di sidang kabinet usulan untuk front loading APBN, belanja kita dorong kita optimalkan di kuartal I tahun ini," kata dia.

Belanja apa yang bakal didorong, tentunya kata anak buah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ini adalah belanja modal yang sifatnya konsumtif bagi masyarakat, seperti bantuan sosial (bansos), dana desa dan bantuan operasional sekolah atau BOS.

"Sektor apa saja, pertama bansos kita gelontorkan karena akan mendorong konsumsi di masyarakat kecil, karena konsumsi itu share ke PDB 56 persen," katanya.

Tak hanya itu kata dia pemerintah akan mempercepat dan memperbesar porsi penyaluran dana desa, dimana biasanya pada kuartal I ini porsi penyaluran dana desa sebesar 20 persen dinaikkan menjadi 40 persen.

"Demikian juga dana desa kita minta dari alokasi Rp 72 triliun kita dorong di kuartal I ini, dulu ada aturan di kuartal 1 itu 20 persen porsinya, kita relaksasi jadi 40 persen supaya di kuartal 1 bisa cepat bergulir," paparnya.

baca juga

Demikian juga dengan penyaluran dana BOS yang kira-kira 70 persen akan ditingkatkan di semester 1 tahun ini.

"Kita akan dorong itu semua dan termasuk belanja modal kita akan dorong juga. Kita tetap waspada tapi kita optimis, walaupun ada pengurangan growth kita akan set off dengan UU Omnibus Law," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turis Batal Sewa 40 Ribu Kamar Hotel di Bali Imbas Virus Corona

Turis Batal Sewa 40 Ribu Kamar Hotel di Bali Imbas Virus Corona

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2020 | 18:27 WIB

Jokowi Telepon Presiden Xi Jinping Tawarkan Bantuan Hadapi Virus Corona

Jokowi Telepon Presiden Xi Jinping Tawarkan Bantuan Hadapi Virus Corona

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 18:02 WIB

Jokowi Sebut Pemerintah Hanya Mau Pulangkan Anak WNI Eks ISIS yang Yatim

Jokowi Sebut Pemerintah Hanya Mau Pulangkan Anak WNI Eks ISIS yang Yatim

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 17:14 WIB

Terkini

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×