Tak Peduli Corona, Pemerintah Impor 103.000 Ton Bawang Putih dari China

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Tak Peduli Corona, Pemerintah Impor 103.000 Ton Bawang Putih dari China
Pedagang bawang putih sedang menunggu pembeli di Pasar Induk Kramat jati, Jakarta Timur, Jumat (07/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dari 103.000 ton rencana impor bawang putih yang sudah mendapatkan persetujuan atau dokumennya lengkap baru sekitar 62.000 ton.

Suara.com - Merebaknya virus corona tak menghentikan kebijakan impor bawang putih dari China. Terbaru pemerintah berencana membuka keran importasi bawang putih sebanyak 103 ribu ton, impor ini dilakukan karena stok bawang putih mulai menipis.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, dari 103.000 ton rencana impor bawang putih yang sudah mendapatkan persetujuan atau dokumennya lengkap baru sekitar 62.000 ton.

"Dalam proses, sudah ini kita proses. Yang baru masuk yang dalam proses itu sekitar 62.000 dan sisanya akan segera terbit," kata Oke saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/1/2020).

Menurut Oke, impor bawang putih tersebut berasal dari sejumlah negara dan tidak hanya dari China, salah satu negara ada yang dari India.

"Engga kita buka tidak hanya dari China. Ada, India ada," katanya.

Oke menambahkan, importasi bawang putih dilakukan untuk meredam mahalnya harga bawang putih dipasaran, akibat keran impor bawang putih asal China dibatasi imbas adanya virus corona.

"Sekarang harga sudah mulai turun kan di Kramat Jati, karena tadi kita segera mengambil ada yang masih terstok tersedia di importir harus segera disebar ke distributor," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjamin pasokan bawang putih aman meskipun keran impor ditutup sementara imbas virus corona.

"Cadangan untuk bawang putih panen lokal kami sudah siapkan. Insya Allah memenuhi apa yang menjadi kebutuhan. Karena impor yang kemarin kita pun masih punya cadangan menurut hitungan kita," kata Mentan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (3/1/2020).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini menuturkan, seharusnya tidak terjadi kelangkaan bawang putih seperti saat ini.

Dirinya pun menduga ada oknum yang sedang memanfaatkan momentum pemberhentian sementara keran impor bawang putih dari China karena virus corona.

"Mestinya tidak perlu terjadi kelangkaan. Jangan sampai ini jadi akal-akalan pedagang untuk mau impornya lebih cepat. Padahal Pak Mendag sudah bilang ini ada persoalan di virus corona yang harus kita waspadai," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS