Tak Peduli Corona, Pemerintah Impor 103.000 Ton Bawang Putih dari China

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 13 Februari 2020 | 14:52 WIB
Tak Peduli Corona, Pemerintah Impor 103.000 Ton Bawang Putih dari China
Pedagang bawang putih sedang menunggu pembeli di Pasar Induk Kramat jati, Jakarta Timur, Jumat (07/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Merebaknya virus corona tak menghentikan kebijakan impor bawang putih dari China. Terbaru pemerintah berencana membuka keran importasi bawang putih sebanyak 103 ribu ton, impor ini dilakukan karena stok bawang putih mulai menipis.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, dari 103.000 ton rencana impor bawang putih yang sudah mendapatkan persetujuan atau dokumennya lengkap baru sekitar 62.000 ton.

"Dalam proses, sudah ini kita proses. Yang baru masuk yang dalam proses itu sekitar 62.000 dan sisanya akan segera terbit," kata Oke saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/1/2020).

Menurut Oke, impor bawang putih tersebut berasal dari sejumlah negara dan tidak hanya dari China, salah satu negara ada yang dari India.

"Engga kita buka tidak hanya dari China. Ada, India ada," katanya.

Oke menambahkan, importasi bawang putih dilakukan untuk meredam mahalnya harga bawang putih dipasaran, akibat keran impor bawang putih asal China dibatasi imbas adanya virus corona.

"Sekarang harga sudah mulai turun kan di Kramat Jati, karena tadi kita segera mengambil ada yang masih terstok tersedia di importir harus segera disebar ke distributor," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjamin pasokan bawang putih aman meskipun keran impor ditutup sementara imbas virus corona.

"Cadangan untuk bawang putih panen lokal kami sudah siapkan. Insya Allah memenuhi apa yang menjadi kebutuhan. Karena impor yang kemarin kita pun masih punya cadangan menurut hitungan kita," kata Mentan di Pasar Senen, Jakarta, Senin (3/1/2020).

baca juga

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini menuturkan, seharusnya tidak terjadi kelangkaan bawang putih seperti saat ini.

Dirinya pun menduga ada oknum yang sedang memanfaatkan momentum pemberhentian sementara keran impor bawang putih dari China karena virus corona.

"Mestinya tidak perlu terjadi kelangkaan. Jangan sampai ini jadi akal-akalan pedagang untuk mau impornya lebih cepat. Padahal Pak Mendag sudah bilang ini ada persoalan di virus corona yang harus kita waspadai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona, Indonesia Bisa Rugi Rp 38,3 Triliun karena Ditinggal Turis China

Corona, Indonesia Bisa Rugi Rp 38,3 Triliun karena Ditinggal Turis China

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:52 WIB

Cegah Virus Corona, Warga Singapura Ramai-ramai Pakai Kondom

Cegah Virus Corona, Warga Singapura Ramai-ramai Pakai Kondom

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:32 WIB

Viral Video Paramedis Jatuhkan Pasien Terduga Virus Corona dari Tandu

Viral Video Paramedis Jatuhkan Pasien Terduga Virus Corona dari Tandu

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:57 WIB

Terkini

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

×