Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Khawatir Virus Corona, Garuda Tunda Angkutan Jamaah Umrah

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 29 Februari 2020 | 05:20 WIB
Khawatir Virus Corona, Garuda Tunda Angkutan Jamaah Umrah
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia [Dok. Kemenpar].

Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia menunda sementara waktu pengangkutan penumpang dan jamaah umrah karena khawatir akan penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

Dikutip dari kantor berita Antara, Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia dalam surat elektroniknya, Jumat (28/2/2020) menyatakan bahwa selain melakukan penundaan memberangkatkan jamaah umrah maupun wisatawan, pihak Garuda Indonesia menyatakan kesiapan menjemput jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi.

Maskapai Garuda Indonesia menunda sementara untuk mengangkut jemaah umrah dan penumpang dengan visa turis menuju Jeddah dan Madinah, menyusul kebijakan penangguhan sementara kunjungan ke Arab Saudi dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi terkait upaya pencegahan penyebaran Virus Corona di negara itu.

Irfan Setiaputra mengatakan Garuda Indonesia tetap melayani penerbangan dari dan menuju Arab Saudi untuk mengangkut penumpang pemegang visa selain umrah dan turis.

"Layanan penerbangan Garuda Indonesia itu juga dimaksudkan untuk mengakomodir kepulangan para jamaah umrah yang saat ini tengah berada di Arab Saudi yang akan kembali ke Indonesia," ujarnnya.

Jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Soetta setelah gagal berangkat umrah ke Arab Saudi. (Suara.com/Moh Fadil).
Jemaah umrah asal Indonesia di Bandara Soetta setelah gagal berangkat umrah ke Arab Saudi. (Suara.com/Moh Fadil).

Saat ini, Garuda Indonesia terbang dengan frekuensi 24 penerbangan setiap minggu, terdiri atas 18 kali penerbangan Jakarta-Jeddah per minggu dan enam kali penerbangan Jakarta-Madinah per minggu.

Sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi, penundaan sementara angkutan jamaah umrah dan pemegang visa turis itu telah diberlakukan sejak Kamis (27/2/2020) hingga waktu yang akan ditentukan lebih lanjut, sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Sehubungan penundaan sementara penerbangan bagi jamaah umrah dan pemegang visa turis ke Arab Saudi itu, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan yang fleksibel terkait mekanisme penyesuaian tiket dan jadwal penerbangan, baik bagi agen perjalanan umrah maupun para penumpang pemegang visa turis yang terdampak.

Garuda Indonesia juga menganjurkan kepada calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan secara berkala di kanal media sosial resmi Garuda Indonesia, seperti situs, Twitter, dan Facebook, khususnya untuk rute-rute rawan penyebaran COVID-19 atau Virus Corona.

baca juga

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan mekanisme penyesuaian tiket dan jadwal penerbangan, penumpang bisa menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807, www.garuda-indonesia.com dan Twitter @GarudaCares.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Arab Saudi Setop Izin Umrah, Menhub Sarankan Maskapai Buka Jalur Baru

Imbas Arab Saudi Setop Izin Umrah, Menhub Sarankan Maskapai Buka Jalur Baru

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 03:35 WIB

2 Orang di Indonesia Meninggal Dunia saat Suspect Virus Corona Covid-19

2 Orang di Indonesia Meninggal Dunia saat Suspect Virus Corona Covid-19

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 22:24 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD Akui Juga Ikut Batal Umrah ke Arab Saudi

Menkopolhukam Mahfud MD Akui Juga Ikut Batal Umrah ke Arab Saudi

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 21:30 WIB

Terkini

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48 WIB

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:37 WIB

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:30 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB