2 Orang di Indonesia Meninggal Dunia saat Suspect Virus Corona Covid-19

Reza Gunadha

Jum'at, 28 Februari 2020 | 22:24 WIB
2 Orang di Indonesia Meninggal Dunia saat Suspect Virus Corona Covid-19
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Suara.com - Pemerintah Indonesia hingga Jumat (28/2/2020), secara resmi belum mengungkapkan adanya pasien positif pengidap virus corona alias Covid-19.

Namun, sedikitnya dua orang meninggal dunia saat status kesehatannya adalah terduga atau suspect virus mematikan tersebut.

Warga negara Singapura berinisial ALS meninggal dunia di Rumah Sakit Badan Pengusaahaan Batam.

Namun belakangan, Dinas Kesehatan Kota Batam Kepulauan Riau mengklaim ALS meninggal di Batam sepekan lalu bukan karena virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, Jumat (28/2/2020) mengatakan, ALS sempat menjalani tes virus corona, tapi hasilnya negatif.

"Hasilnya sudah keluar. Hasilnya negatif," kata Didi.

WNA yang sempat ditangani di RS Badan Pengusahaan Batam itu memang menderita pneumonia, tapi bukan akibat COVID-19.

"Pneumonia sebab lain," kata dia.

WNA itu dikebumikan di Batam, karena juga memiliki kerabat di Provinsi Kepulauan Riau. Sementara itu, hingga kini tidak ada pasien positif COVID-19 yang terjadi di Kota Batam.

baca juga

Beberapa orang sempat diduga dan dalam pengawasan. Dan dalam hasil pemeriksaan laboratorium, semuanya negatif.

Sementara satu pasien suspect corona yang wafat, terdapat di Semarang, Jawa Tengah. Pasien itu hanya diidentifikasi sebagai lelaki berusia 37 tahun.

Namun belakangan, Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi yang menanganginya membantah pasien tersebut meninggal karena virus corona.

"Jadi pasien pria usia 37 tahun yang meninggal pada Minggu (23/2) itu, karena penyakit Bronkopneumonia sehingga paru-parunya mengalami kerusakan akibat infeksi, bukan karena Virus Corona," kata Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) RSUP dr Kariadi Fathur Nur Kholis.

Ia menjelaskan, bronkopneumonia merupakan infeksi yang mengakibatkan terjadi peradangan pada paru-paru dengan tingkat kematian akibat penyakit Bronkopneumonia memang tinggi.

Dia menyebutkan, penyebab infeksi pada bagian paru-paru dan saluran pernapasan itu bisa karena virus, bakteri, jamur atau makhluk hidup yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Virus Corona Menghempaskan Nilai Rupiah, Kini Rp 14.025 per Dolar AS

Isu Virus Corona Menghempaskan Nilai Rupiah, Kini Rp 14.025 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:57 WIB

Dilanda Wabah Virus Corona, Singapura Potong Gaji Seluruh Pejabat Politik

Dilanda Wabah Virus Corona, Singapura Potong Gaji Seluruh Pejabat Politik

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:40 WIB

Pengidap Virus Corona Pertama Selandia Baru sempat Transit di Bali

Pengidap Virus Corona Pertama Selandia Baru sempat Transit di Bali

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:10 WIB

WNI ABK World Dream Tiba di Pulau Sebaru Kecil

WNI ABK World Dream Tiba di Pulau Sebaru Kecil

Foto | Jum'at, 28 Februari 2020 | 19:08 WIB

Angkut Tim Evakuasi WNI ke Jepang, Dirut Garuda: Pesawatnya Lega

Angkut Tim Evakuasi WNI ke Jepang, Dirut Garuda: Pesawatnya Lega

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 19:01 WIB

WHO: Tak Ada Satu Negara pun yang Bebas dari Ancaman Virus Corona Covid-19

WHO: Tak Ada Satu Negara pun yang Bebas dari Ancaman Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:01 WIB

China Kasih Hadiah Rp 20 Juta ke Warganya yang Mau Periksa Virus Corona

China Kasih Hadiah Rp 20 Juta ke Warganya yang Mau Periksa Virus Corona

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 18:29 WIB

Game Plague Inc, yang Laris Akibat Virus Corona, Dilarang Beredar di China

Game Plague Inc, yang Laris Akibat Virus Corona, Dilarang Beredar di China

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2020 | 18:24 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×