Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Aksi Borong Sembako karena Takut Corona Picu Kenaikan Harga

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 15:51 WIB
Aksi Borong Sembako karena Takut Corona Picu Kenaikan Harga
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meminta kepada masyarakat agar tak panik dalam berbelanja usai pengumuman dua warga Depok, Jawa Barat yang positif terjangkit virus corona.

"Pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik berbelanja yang berlebihan, karena pasokan barang kebutuhan pokok cukup," kata Mendag Agus saat konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Agus menjelaskan peristiwa panic buying atau tindakan membeli sejumlah besar produk yang tidak biasa bisa menimbulkan ketidakseimbangan dalam struktur harga, karena permintaan yang tinggi namun stok yang terbatas.

warga sesaki supermarket
warga sesaki supermarket

Panic buying dapat mendorong ketidakpastian harga yang bisa mendorong kenaikan harga akibat pasokan dan supply yang tidak seimbang," kata Agus.

Sehingga saran Agus kepada masyarakat agar tak panik dan berbelanja sesuai dengan kebutuhannya seperti hari-hari biasa.

"Silahkan belanja sesuai dengan kebutuhannya," katanya.

Ketua Umum Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey meminta masyarakat untuk tidak panik merespons pengumuman pemerintah ihwal adanya 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) pada hari ini, Senin (2/3/2020).

Pasalnya akibat pengumuman tersebut, sejumlah masyarakat langsung beramai-ramai memborong sejumlah kebutuhan pangan di sejumlah toko ritel.

"Saya imbau kepada masyarakat agar tidak panik untuk berbelanja," kata Roy kepada Suara.com, Senin (2/3/2020).

Roy mengatakan, saat ini kebutuhan bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya di toko ritel masih sangat terpenuhi, sehingga dirinya meminta kepada masyarakat agak tak panik melakukan belanja kebutuhan sehari-hari.

"Kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan tercukupi dengan baik," katanya.

Aprindo kata Roy, siap memenuhi kebutuhan pangan maupun non pangan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

"Kami siap memenuhi kebutuhan yang ada," katanya.

Sebelumnya, viral sejumlah toko ritel modern diserbu sejumlah masyarakat yang ingin berbelanja, dari foto yang beredar terlihat banyak masyarakat yang memborong kebutuhan pangan dari mie instan hingga beras.

Peristiwa tersebut dibagikan oleh akun instagram @jktinfo sekitar 2 jam yang lalu, hingga kini potongan tersebut sudah di sukai 96 ribu kali dengan komentar sebanyak 6,3 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Buat Ketakutan, Ketua DPRD Minta Anies Terbuka Soal Pasien Corona

Jangan Buat Ketakutan, Ketua DPRD Minta Anies Terbuka Soal Pasien Corona

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:49 WIB

Suruh Kapolri Buru Penimbun Masker, Jokowi: Saya Ingatkan Hati-hati!

Suruh Kapolri Buru Penimbun Masker, Jokowi: Saya Ingatkan Hati-hati!

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:40 WIB

Seruan Bersatu Lawan Virus Corona, Video Jokowi Minum Jamu Diungkit

Seruan Bersatu Lawan Virus Corona, Video Jokowi Minum Jamu Diungkit

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 15:42 WIB

Terkini

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB