Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Harga Minyak Dunia Galau Usai Sentimen Pemangkasan OPEC

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2020 | 08:10 WIB
Harga Minyak Dunia Galau Usai Sentimen Pemangkasan OPEC
Perkembangan harga minyak dunia. Sebuah ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (3/3/2020) mengalami galau, sempat naik lalu kembali turun sebagai imbas sentimen Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang menambah kuota pemangkasan produksi menjadi 600 ribu barel per hari.

Mengutip Reuters, Rabu (4/3/2020) harga minyak dunia West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2020 naik 43 sen pada Selasa (3/3/2020), menjadi 47,18 dolar per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April 2020 turun 4 sen menjadi 51,86 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga ini sempat mengalami peningkatan signifikan setelah Federal Reserve Amerika Serikat memangkas suku bunga dalam upaya mengatasi dampak negatif penyebaran Virus Corona atau COVID-19 terhadap perekonomian Negeri Paman Sam.

Harga minyak WTI sempat menyentuh 48,66 dolar AS per barel dan harga minyak mentah Brent 53,90 dolar AS per barel.

Namun, baik harga minyak WTI dan Brent kemudian mengalami penurunan setelah komite panel OPEC dan negara-negara produsen minyak lainnya yang tergabung dalam OPEC+ merekomendasikan tambahan pemangkasan produksi sebesar 600 ribu barel per hari pada kuartal kedua, sama seperti rekomendasi bulan lalu.

Beberapa negara anggota OPEC sebetulnya menginginkan tambahan pemangkasan produksi setidaknya sebesar 1 juta barel per hari dalam upaya menjaga kestabilan harga minyak dunia di tengah turunnya permintaan akibat merebaknya penyebaran Virus Corona.

Secara global, kasus penyebaran COVID-19 mencapai 92.880 kasus, termasuk dua kasus di Indonesia. Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 3.168 orang.

Sebanyak 79 korban meninggal di Italia, 77 korban meninggal di Italia, 34 korban meninggal di Korea Selatan, sembilan korban meninggal di Amerika Serikat, enam korban meninggal di Jepang dan kapal Diamond Princess, empat korban meninggal di Perancis, dua korban meninggal di Hong Kong, serta satu korban meninggal di Spanyol, Thailand, Australia, San Marino, Taiwan, dan Filipina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Perlambatan Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga

Khawatir Perlambatan Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 08:31 WIB

Pasar Saham AS Turun, Trump Kembali Serang The Fed

Pasar Saham AS Turun, Trump Kembali Serang The Fed

Bisnis | Rabu, 26 Desember 2018 | 08:00 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

Bisnis | Kamis, 27 September 2018 | 10:08 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB