Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Diminta Jokowi Aliri Listrik 433 Desa, PLN: Sebelum Akhir 2020 Selesai

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 03 April 2020 | 14:31 WIB
Diminta Jokowi Aliri Listrik 433 Desa, PLN: Sebelum Akhir 2020 Selesai
Presiden Joko Widodo (Antara)

Suara.com - Perusahaan Listrik Negara atau PLN siap melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengaliri 433 desa yang belum teraliri listrik.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini berjanji program desa listrik akan selesai sebelum akhir tahun 2020 meski di tengah pandemi virus corona.

"Situasi saat ini covid dan lain-lain bisa saja ada kendala. Tapi kami ingin meyakinkan kepada bapak presiden insyaAllah seluruh program 433 desa bisa diselesaikan sebelum akhir tahun 2020 malah kalau memungkikan 17 Agustus sebagian besar 433 desa ini sudah terlistrik," ujar Zulkifli dalam video conference usai mengikuti Rapat Terbatas dengan Presiden Jokowi, Jumat (3/4/2020).

Zulkifli menyebut ada beberapa kendala yang dihadapi PLN saat melistriki 433 desa. Pertama kata dia persoalan medan infrastruktur yang sulit dan rawan dari sisi keamanan.

Kendati demikian, pihaknya sudah menyiapkan pemetaan untuk menyalurkan listrik ke 433 desa secara tepat.

"Yang paling sulit medan infrastruktur sulit dan kerawanan dari sisi keamanan. Jadi tinggal yang sulit saja, dari sisi lokasi melacak koordinatnya saja tidak gampang. Jadi kita sudah sampaikan patern recognation. Jadi bisa menemukan 433 desa itu secara tepat," kata Zulkifli.

Kemudian kendala kedua yakni soal ketersediaan energi.

"Ketersediaan energi di desa itu karena sangat remote, harus bisa menggunakan sumber-sumber energi pada desa tersebut," tutur Zulkifli.

Tak hanya itu, kendala ketiga kata Zulkifli yakni harus mengetahui sistem apa yang tepat untuk melistrik 433 desa tersebut.

"Ketiga sistem apa paling tepat untuk bisa melistriki desa yang sangat remote itu kita perlu persis tahu letak, jumlah penduduk jumlah rumah dan lain-lain," tutur dia.

Karena itu pihaknya melakukan inovasi dengan membangun stasiun pengisian energi listrik.

"Untuk itu kami melakukan inovasi untuk koordinat, menemukan solusi daerah terpencil ini dengan membangun stasiun pengisian energi listrik, yang akan mencharge tabung listrik dengan pembangkit lokal di setiap desa, dari tenaga surya, grid, pembangkit mikrohidro, dan lain-lain. Kami sudah buat program komprehensif untuk melistriki 433 desa ini," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan masih terdapat 433 desa yang belum dialiri oleh listrik di Indonesia. Sebanyak 433 desa yang belum teraliri listrik kata Jokowi tersebar di empat provinsi di Indonesia. Ratusan desa tersebut kata Jokowi yaitu sebanyak 34 Desa di Papua, 102 desa di Papua Barat, 5 desa di Provinsi Nusa Tenggara Timur dam 1 desa di Maluku.

Karenanya ia meminta jajaran menteri terkait untuk mengidentifikasi desa mana saja yang berdekatan dengan listrik dan desa mana yang jarak rumah antar penduduk berdekatan atau berjauhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Didesak Berikan Internet Gratis ke Publik selama Wabah Corona

Pemerintah Didesak Berikan Internet Gratis ke Publik selama Wabah Corona

News | Jum'at, 03 April 2020 | 13:16 WIB

Jokowi Minta Warga Miskin Tetap Dapat Listrik

Jokowi Minta Warga Miskin Tetap Dapat Listrik

News | Jum'at, 03 April 2020 | 12:11 WIB

Jokowi Ungkap Ketertinggalan Indonesia dari Malaysia soal Listrik

Jokowi Ungkap Ketertinggalan Indonesia dari Malaysia soal Listrik

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 11:12 WIB

Jokowi Sebut 433 Desa Belum Dialiri Listrik, Paling Banyak di Papua Barat

Jokowi Sebut 433 Desa Belum Dialiri Listrik, Paling Banyak di Papua Barat

News | Jum'at, 03 April 2020 | 10:46 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB