Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Neraca Dagang Indonesia Surplus 743 Juta Dolar AS di Tengah Pandemi Corona

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 15 April 2020 | 13:42 WIB
Neraca Dagang Indonesia Surplus 743 Juta Dolar AS di Tengah Pandemi Corona
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada bulan Maret 2020 mengalami surplus sebesar 743 juta dolar AS. Angka surplus ini didapat dari angka ekspor sebesar 14,09 miliar dolar AS dan angka impor sebesar 13,35 miliar dolar AS.

"Sehingga pada bulan Maret 2020 terjadi surplus sebesar 743 juta dolar AS," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Kecuk memaparkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Maret mengalami peningkatan tipis sebesar 300 juta dolar AS dari 14,06 miliar dolar AS pada bulan Februari 2020 menjadi 14,09 miliar dolar AS pada bulan Maret 2020.

"Pada Maret 2020, total ekspor 14,09 miliar dolar AS, kalau dibandingkan Februari 2020 sebesar 14,06 miliar dolar AS berarti ekspor kita meningkat tipis yaitu 0,23 persen" kata Kecuk.

Pada bulan tersebut kata Kecuk ekspor migas Indonesia mengalami penurunan cukup dalam sebesar 16,29 persen.

"Dilihat dari komponennya bahwa selama Maret ekspor migas kita turun 16,29 persen tetapi ekspor non migas kita meningkat 1,24 persen," katanya.

Sedangkan dari sisi impor sepanjang Maret 2020 tercatat 13,35 miliar dolar AS atau naik 15,60 persen dibanding Maret 2019. Sementara apabila dibandingkan Maret 2019 turun 0,75 persen.

Impor nonmigas Maret 2020 mencapai 11,74 miliar dolar AS naik 19,83 persen dibanding Februari 2020. Namun jika dibandingkan Maret 2019 turun 1,56 persen.

Impor migas Maret 2020 mencapai 1,61 miliar dolar AS, turun 8,07 persen dibanding Februari 2020. Sebaliknya meningkat 5,64 persen jika dibandingkan Maret 2019.

Peningkatan impor nonmigas terbesar Maret 2020 dibanding Februari 2020 adalah golongan mesin dan perlengkapan elektrik sebesar 422,8 juta dolar AS (35,60 persen), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan mesin dan peralatan mekanis sebesar 97,5 juta dolar AS (5,09 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Corona, Wisman Asal China Nyaris Tak Ada yang ke Indonesia

Dihantam Corona, Wisman Asal China Nyaris Tak Ada yang ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 15:29 WIB

Data BPS: Kunjungan Wisman Anjlok di Februari 2020

Data BPS: Kunjungan Wisman Anjlok di Februari 2020

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 14:12 WIB

Kenaikan Harga Emas Picu Inflasi Maret 0,10 Persen

Kenaikan Harga Emas Picu Inflasi Maret 0,10 Persen

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 12:27 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB