Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Bukti Investor Asing Masih Percaya Investasi di Indonesia

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 15:56 WIB
Ini Bukti Investor Asing Masih Percaya Investasi di Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut, sudah ada dana aliran masuk investor asing ke Indonesia. Hal itu, setelah BI mencatat pada Minggu ketiga April yang terjadi inflow atau aliran dana investor masuk.

Perry mencatat, inflow itu terjadi pada 14, 15, 16 April 2020 pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Hal ini, lanjut Perry, membuktikan investor asing mempercayai kebijakan fiskal dan moneter pemerintah dan lembaga keuangan dalam menghadapi Pandemi Virus Corona.

"Selama seminggu terakhir khususnya tanggal 14, 15, 16 terjadi inflow secara total tanggal 14 sebesar Rp 0,7 triliun, tanggal 15 Rp 0,2 triliun, dan tanggal 16 Rp 2,5 triliun," ujar Perry kepada wartawan lewat Video Conference, di Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Perry menuturkan, raihan inflow ini sesuai dengan sejarah yang ada dalam di Indonesia. Bahwa, inflow akan terjadi setelah outflow melanda Indonesia akibat Pandemi ini.

"Kalau kita lihat secara historis itu keliatan, di Indonesia pada periode-periode misalnya tahun 2011-2019 bahwa data itu menunjukan outflow yang terjadi relatif dalam jumlah kecil dan pendek dan akan diikuti dengan inflow dengan jumlah yang lebih besar dan dalam periode yang panjang," jelas dia.

"Saya kasih contoh periode 2011 dan periode perang dagang tahun lalu Pada periode outflow SBN Rp 29,2 triliun dalam waktu 4 bulan, periode setelah itu, sementara jumlah inflow relatif besar dan lebih lama, Rp 229,1 triliun jadi ada inflow yang jauh lebih besar, dan periode juga lebih lama 21 bulan," tambah Perry.

Perry menyatakan, dengan adanya kepercayaan itu membuat rupiah terus bergerak menguat. Dan diprediksi akan berada di level Rp 15.000 per dolar AS hingga akhir tahun.

"Itu mendasari, kami yakin ada inflow jauh yang lebih besar dalam periode yang lebih lama. Dan itu yang mendasari rupiah menguat," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Corona, Investor Tanya Nasib Investasinya ke Luhut

Khawatir Corona, Investor Tanya Nasib Investasinya ke Luhut

Bisnis | Rabu, 15 April 2020 | 08:45 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Rp 15.920, Bos BI: Alhamdulillah Berkat Ikhtiar

Nilai Tukar Rupiah Menguat Rp 15.920, Bos BI: Alhamdulillah Berkat Ikhtiar

Bisnis | Kamis, 09 April 2020 | 15:16 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Covid-19 Tak Kuat Panas Indonesia seperti Klaim Luhut?

CEK FAKTA: Benarkah Covid-19 Tak Kuat Panas Indonesia seperti Klaim Luhut?

News | Jum'at, 03 April 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB