Harvard Tolak Bantuan Rp 133,4 Miliar Usai Dikritik Donald Trump

Iwan Supriyatna, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 23 April 2020 | 07:42 WIB
Harvard Tolak Bantuan Rp 133,4 Miliar Usai Dikritik Donald Trump
Presiden AS Donald Trump. [AFP]

Suara.com - Universitas Harvard akhirnya memutuskan untuk tidak menerima dana bantuan paket stimulus dalam rangka penanganan virus corona di Amerika.

Dilansir dari BBC News, Universitas Harvard mengatakan telah memutuskan untuk tidak menerima dana bantuan senilai 8,6 juta dolar AS atau sekitar Rp 133,4 miliar.

Keputusan tersebut dilakukan setelah adanya kritikan yang dilayangkan oleh Presiden Donald Trump pada Universitas terkemuka itu.

Trump mengatakan dia tidak senang bahwa universitas bergengsi di AS ini menerima uang stimulus. Harvard dinilai sebagai universitas terkaya di dunia dengan dana abadi senilai 40 miliar dolar AS.

"Harvard telah memutuskan untuk tidak mencari atau menerima dana yang dialokasikan dengan undang-undang tersebut," kata Harvard dikutip dari BBC News.

Undang-undang Bantuan Virus Corona, Keamanan dan Pelepasan Ekonomi (Cares) senilai 2,2 triliun dolar ditandatangani oleh Trump pada bulan lalu. Paket ini disediakan 12, triliun dolar AS untuk sekitar 5.000 perguruan tinggi dan universitas.

Pada briefing harian pada hari Selasa (21/04), Trump mengatakan bahwa ia ingin Harvard mengembalikan uang yang telah dialokasikan.

"Mereka harus membayarnya kembali, aku tidak suka itu," ujar Trump. "Ini (dana bantuan) dimaksudkan untuk pekerja, ini tidak dimaksudkan untuk salah satu institusi terkaya. Mereka harus membayarnya kembali."

Universitas berbasis di Cambridge, Massachusetts, itu mengakui mereka menerima dana sebesar 8,6 juta dolar AS, atau Rp 133,4 miliar.

baca juga

Harvard menerangkan dalam kicauannya di Twitter dana tersebut 100 persen akan dialihkan kepada mahasiswanya.

"Harvard telah berkomitmen bahwa 100 persen dari dana pendidikan tinggi darurat ini akan digunakan untuk memberikan bantuan langsung kepada siswa yang membutuhkan bantuan keuangan karena pandemi Covid-19."

Namun dalam pernyataan terbaru mereka menyatakan,"tidak mengajukan permohonan untuk bantuan ini, juga tidak meminta, menerima, atau mengakses dana ini".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kematian Corona di AS Tembus 45.000 Orang, Trump: Negara Sudah Aman

Angka Kematian Corona di AS Tembus 45.000 Orang, Trump: Negara Sudah Aman

News | Rabu, 22 April 2020 | 22:21 WIB

Donald Trump Perintahkan Militer AS Hancurkan Kapal Perang Iran

Donald Trump Perintahkan Militer AS Hancurkan Kapal Perang Iran

News | Rabu, 22 April 2020 | 21:14 WIB

Ekonomi Guncang akibat Virus Corona, Missouri Tuntut Ganti Rugi ke China

Ekonomi Guncang akibat Virus Corona, Missouri Tuntut Ganti Rugi ke China

News | Rabu, 22 April 2020 | 17:13 WIB

Terkini

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:56 WIB

×