Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri Pertaniaan Pantau Distribusi Beras ATM Pertanian Sikomandan

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 27 April 2020 | 08:32 WIB
Menteri Pertaniaan  Pantau Distribusi Beras ATM Pertanian Sikomandan
ATM Pertanian Sikomandan. (Dok : Kementan).

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) telah meluncurkan program bantuan melalui ATM Pertanian Sikomandan. ATM Pertanian ini merupakan penyediaan bantuan pangan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian atas pandemi Covid- 19.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) memantau langsung fungsi ATM ini di Kodim 0508/Depok dan Kodim 0621/Kab Bogor pada Minggu (26/4/2020). ATM Pertanian Sikomandan yang telah diluncurkan pada tanggal 22 April 2020 di Kodim 0501/JP.BS Kemayoran, dan diikuti penempatannya di Kodim lain pada wilayah Jabodetabek. 

Untuk mendukung program ini, Kementan menyiapkan beras sebanyak 45 ton perbulan. Setiap hari disiapkan beras untuk 1000 orang atau 1000 rumah tangga.

Ke-1000 rumah tangga ini bisa mengambil beras lewat ATM Pertanian Sikomandam. Untuk setiap Kodim disiapkan menyiapkan 1,5 ton per hari.

"Kementan mempunyai tanggung jawab untuk memberi makan 267 juta orang. Itu tidak  boleh kurang. Dan pengadaan beras gratis ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk mencegah terjadinya kelaparan,  khususnya di saat Covid-19," ujar Mentan.

Ia menambahkan, kehadiran ATM ini adalah bentuk kepedulian pemerintah, dan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo agar pemerintah selalu hadir di masyarakat dalam kondisi apapun.

Beras yang diberikan cuma-cuma pakai mesin ATM ini ke warga yang belum tersentuh bantuan sama sekali, baik dari pemerintah kota maupun pemerintah provinsi.

"Penerima bantuan beras yaitu warga Depok sebelumnya didata oleh Koramil dan Babinsa mengumpulkan data Kartu Keluarga (KK) dan KTP," jelas Pasiter Kodim 0508 Depok, Kapten Inf Ibrahim.

Warga yang telah terdata, jelas Ibrahim, nantinya akan mendapat satu kartu untuk mengakses mesin tersebut. Adapun jumlah kuota yang diberikan  sebanyak 1.000 orang per hari.

baca juga

“Setiap warga mendapat beras 1,5 kilogram per hari. Nanti bergantian tidak orang yang itu-itu saja. Jadi kartunya bisa dipakai satu kali dalam sehari. Caranya, kartu ini ditempelkan dan nanti beras akan keluar dari mesin tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mi’raj menjelaskan, bantuan beras ini berasal dari Mabes AD dan Kementerian Pertanian. Beras gratis ini dibagikan untuk warga pra sejahtera yang terkena dampak Covid-19.

“Jadi ada tiga kriteria yang dapat bantuan ini, yaitu warga kurang mampu, warga yang belum mendapat bantuan dari pemerintah dan warga yang tidak punya penghasilan,” katanya.

Adapun jumlah beras yang tersedia saat ini sebanyak 360 karung, atau sebanyak 17,5 ton, dan sampai hari ini sudah disalurkan sebanyak 22 karung.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Sarwo Edhy menambahkan bahwa Ditjen PSP turut menggerakkan mitra usaha perbankan seperti BNI 46, BRI, dan Bank Mandiri juga BUMN lainnya. Mereka diajak untuk turut serta membantu masyarakat, khususnya kaitan dengan pangan.

"Dalam masa pandemi Covid-19 ini, tugas Kementan adalah membantu menyiapkan agar pangan tidak kurang. Dan pengadaan beras gratis ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk mencegah terjadinya kelaparan, khususnya saat Covid-19," paparnya.

ATM Pertanian Sikomandan yang merupakan inovasi dari Badan Litbang Pertanian ini telah di tempatkan di 10 titik Kodim yaitu Kodim 0501/Jakpus, Kodim 0502/Jakut, Kodim 0503/Jakbar, Kodim 0504/Jaksel, Kodim 0505/Jaktim, Kodim 0506/Tangerang, Kodim 0509/Kab Bekasi, Kodim 0508/Depok, Kodim 0606/Kota Bogor, dan Kodim 0621/Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga 23 April, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 15,4 Triliun

Hingga 23 April, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 15,4 Triliun

Bisnis | Minggu, 26 April 2020 | 15:07 WIB

Makin Diminati, Realisasi Asuransi Usaha Tani di Sulteng Capai 20.959,65 Ha

Makin Diminati, Realisasi Asuransi Usaha Tani di Sulteng Capai 20.959,65 Ha

Bisnis | Sabtu, 25 April 2020 | 07:59 WIB

Kementan Siapkan 45 Ton Beras Per Bulan untuk Dukung ATM Pertanian

Kementan Siapkan 45 Ton Beras Per Bulan untuk Dukung ATM Pertanian

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 19:54 WIB

Menteri Pertanian Syahrul Luncurkan Inovasi ATM Pertanian Sikomanda

Menteri Pertanian Syahrul Luncurkan Inovasi ATM Pertanian Sikomanda

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 07:51 WIB

Punya Dam Parit, Petani di Gunungkidul Berharap Bisa Panen Tiga Kali

Punya Dam Parit, Petani di Gunungkidul Berharap Bisa Panen Tiga Kali

Bisnis | Rabu, 22 April 2020 | 09:58 WIB

Penjual Pupuk Bersubsidi Diimbau Menjual Sesuai Harga Eceran Tertinggi

Penjual Pupuk Bersubsidi Diimbau Menjual Sesuai Harga Eceran Tertinggi

Bisnis | Selasa, 21 April 2020 | 10:22 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB