Menaker Ajak Akademisi Mencetak Angkatan Kerja Berkualitas

Fabiola Febrinastri

Selasa, 28 April 2020 | 08:33 WIB
Menaker Ajak Akademisi Mencetak Angkatan Kerja Berkualitas
Menaker, Ida Fauziyah. (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Kalangan kampus dan akademisi diharapkan mampu terus berperan aktif dalam mencetak angkatan kerja yang berkualitas dan berkontribusi bagi pembangunan ketenagakerjaan ke depan. Hal ini diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), saat mengajak kalangan akademisi untuk berkolaborasi mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang baik dan berkelanjutan di Indonesia.

“Kami harap, kalangan kampus dan akademisi mampu terus berperan aktif dalam mencetak angkatan kerja yang berkualitas dan berkontribusi bagi pembangunan ketenagakerjaan ke depan, " ujarnya, saat menjadi pembicara kuliah umum Webinar “Kebijakan Strategis dalam Menghadapi Dampak Pandemi di Sektor Tenaga Kerja” dengan Civitas Akademika Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (27/4/2020).

Untuk mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang baik, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing; informasi dan pasar kerja saling terintegrasi, hubungan industrial yang harmonis dan mekanisme pengawasan yang kolaboratif.

Ida mengatakan, sebelum terjadinya pandemi Covid-19 atau dalam situasi normal, pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk menanggulangi masalah ketenagakerjaan, khususnya dalam mengatasi skill mismatch dan perluasan kesempatan bekerja.

Upaya-upaya itu diantaranya dengan menyelenggarakan pelatihan vokasi dan pelatihan pemagangan terstruktur bekerja sama dengan dunia industri.

“Targetnya adalah mereka yang mengikuti pelatihan ini dapat langsung dan siap bekerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja," ujarnya.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga telah menyiapkan platform Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) yang dapat menyediakan informasi terintegrasi, mulai dari lowongan pekerjaan, jenis pelatihan sampai dengan sertifikasi untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja.

Kemnaker juga telah memberikan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat yang ingin berwirausaha.

“Harapannya, lapangan usaha yang dibentuk dapat terus berkembang dan menyerap banyak tenaga kerja, “ ujarnya.

baca juga

Terkait penanggulangan dampak Covid-19 di sektor Ketenagakerjaan, Menaker menyatakan, pihaknya melakukan refocusing anggaran untuk diarahkan pada program yang dapat menjadi jaring pengaman sosial, maupun berupa kebijakan bagi para stakeholder bidang ketenagakerjaan.

Pertama, menjadi mitra aktif Program Kartu Pra Kerja, dengan mendata para pekerja/buruh terdampak Covid-19 untuk dapat diprioritaskan mendapat manfaat program Kartu Pra Kerja.

Kedua, memberikan insentif pelatihan berbasis kompetensi dan produktivitas untuk mengantisipasi pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun yang dirumahkan yang belum terakomodir atau gagal mendapatkan Kartu Pra Kerja.

Ketiga, program pengembangan perluasan kesempatan kerja bagi para pekerja/buruh terdampak Covid-19 berupa program Padat Karya Infrastruktur dan Padat Karya Produktif, yang diberikan dalam bentuk bantuan sarana prasarana, serta uang perangsang kerja (UPK).

Keempat, perluasan kesempatan kerja melalui Program Tenaga Kerja Mandiri dan teknologi tepat guna (kewirausahaan), yang diberikan dalam bentuk bantuan modal usaha dan insentif maksimal bagi kelompok usaha.

Ida menambahkan, pandemi Covid-19 juga menjadi momentum bagi Kemnaker untuk mengakselerasi terwujudnya Basis Data Terpadu Ketenagakerjaan (Big Data Ketenagakerjaan) melalui Sisnaker, yang dapat diandalkan untuk beragam isu ketenagakerjaan, terutama, para pekerja yang ter-PHK dan/atau dirumahkan dapat langsung dilacak oleh sistem, sehingga kebijakan yang digelontorkan bagi mereka tepat sasaran.

“Namun upaya yang telah dan akan kami lakukan tentu tidak dapat sepenuhnya berhasil tanpa dukungan dari para stakeholders, termasuk para civitas akademika Universitas Paramadina. Jangan lupa kita harus terus berdoa agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir. Semoga dengan keberkahan Bulan Ramadhan, kondisi sosial ekonomi Indonesia dapat pulih," kata Ida.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Putuskan PHK, Menaker Minta Pengusaha Dialog dengan Pekerja

Sebelum Putuskan PHK, Menaker Minta Pengusaha Dialog dengan Pekerja

Bisnis | Selasa, 28 April 2020 | 08:17 WIB

Menaker : Solidaritas Global harus Dikedepankan Paska Pandemi Covid-19

Menaker : Solidaritas Global harus Dikedepankan Paska Pandemi Covid-19

News | Jum'at, 24 April 2020 | 08:01 WIB

Program Padat Karya, Kemnaker Beri Bantuan Kegiatan Wirausaha pada Pekerja

Program Padat Karya, Kemnaker Beri Bantuan Kegiatan Wirausaha pada Pekerja

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 19:35 WIB

Di Tengah Covid-19, Menaker Ingatkan Pengusaha untuk Tidak PHK Karyawan

Di Tengah Covid-19, Menaker Ingatkan Pengusaha untuk Tidak PHK Karyawan

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 08:06 WIB

Belasan Polwan Sumbar Dilatih Membuat Masker Non Medis oleh BLK Padang

Belasan Polwan Sumbar Dilatih Membuat Masker Non Medis oleh BLK Padang

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 07:53 WIB

Balai Pengembangan Latihan Kerja Serang Donasi Alat Pencegahan Covid-19

Balai Pengembangan Latihan Kerja Serang Donasi Alat Pencegahan Covid-19

News | Rabu, 22 April 2020 | 18:24 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

×