Eksportir Nanas Pasok 131 Ribu APD untuk Tenaga Medis di Lampung

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2020 | 07:42 WIB
Eksportir Nanas Pasok 131 Ribu APD untuk Tenaga Medis di Lampung
Ilustrasi APD. (Shutterstock)

Suara.com - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi kontribusi pihak swasta dalam penanggulangan COVID-19 di Provinsi Lampung. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima langsung bantuan PT Great Giant Pineapple (GGP) di Posko Satgas Terpadu Penanganan COVID-19, Balai Keratun, Komplek Kantor Pemprov Lampung, Senin (11/5/2020).

Menurut Arinal, penanganan COVID-19 tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah tetapi secara bersama-sama termasuk dunia usaha dan masyarakat. Keterlibatan pihak swasta sangat diperlukan mengingat anggaran pemerintah daerah yang terbatas.

"Inilah wujud ketika rakyat membutuhkan pertolongan, Anda datang bersama pemerintah membantu dengan ikhlas," katanya dalam keterangannya, Selasa (12/5/2020).

Arinal berharap GGP fokus pada pengendalian seluruh karyawannya sesuai dengan protokol kesehatan.

"Ini perusahaan kelas dunia yang harus dijaga, jangan sampai berhenti, ekonomi harus jalan, tenaga kerjanya harus diawasi supaya tetap optimal. Mudah-mudahan pandemi ini tidak terlalu lama dan segera berakhir," harapnya.

Perusahaan pengekspor nanas terbesar di dunia yang berbasis di Lampung tersebut menyerahkan donasi 131.000 alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis dengan nilai Rp 2,7 miliar.

Bantuan diserahkan langsung oleh Managing Director of Production Great Giant Foods (GGF) Lampung Wayan Ardana dan Senior Manager Legal & CR Hendri Tanujaya kepada Gubernur Lampung.

Bantuan APD yang diimpor dari Tiongkok tersebut terdiri dari berbagai tipe, yaitu 500 APD spundbond, 500 APD microfiber, 8.000 med stril pro suite, 8.000 med stril pro shoe, 4.000 med goggle, 100.000 dis cvl mask, dan 10.000 KN95.

"Kita tahu APD saat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis, namun ketersediaannya cukup langka, seperti hazmat dan masker KN95. Sebagai perusahaan dengan skala besar kami mengimpor 131.000 tersebut dari China," ujar Managing Director Wayan.

Wayan mengatakan PT GGP fokus dalam upaya penanggulangan covid-19, tidak hanya memperketat protokol pencegahan di lingkungan perusahaan, tapi juga di masyarakat. Total anggaran yang dikeluarkan perusahaan mencapai Rp 7 miliar.

PT GGP telah membentuk emergency rescue team (ERT) dengan wilayah tugas Jakarta dan Lampung untuk memantau penyebaran dan mengevaluasi penanggulangan covid-19. Disediakan pula 34 kamar yang difungsikan sebagai ruang isolasi para ODP di Kabupaten Lampung Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahal dan Langka, Stok APD di RSUD Aeramo NTT Malah Ludes Terbakar

Mahal dan Langka, Stok APD di RSUD Aeramo NTT Malah Ludes Terbakar

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 10:10 WIB

Harga APD Selangit, Ganjar Naik Pitam ke Perusahaan: Sompret, Minggat Kamu!

Harga APD Selangit, Ganjar Naik Pitam ke Perusahaan: Sompret, Minggat Kamu!

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 13:50 WIB

Insentif Tak Pasti, Tenaga Medis di Cianjur Gadaikan Motor Hingga Mas Kawin

Insentif Tak Pasti, Tenaga Medis di Cianjur Gadaikan Motor Hingga Mas Kawin

Jabar | Jum'at, 08 Mei 2020 | 04:05 WIB

Terkini

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Harga Minyak Tembus 116 Dolar AS, Kendaraan Listrik Bakal Makin Laris?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:01 WIB

Profil PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Emiten Produsen Emas, Pembuat EMASKU

Profil PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Emiten Produsen Emas, Pembuat EMASKU

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 07:01 WIB

Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?

Misteri Kapal Tanker Iran yang Ditahan di Indonesia, Bagaimana Statusnya Kini?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 06:53 WIB

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB