Harga Emas Masih Merangkak Naik di Tengah Ketidakpastian Kondisi Ekonomi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2020 | 08:37 WIB
Harga Emas Masih Merangkak Naik di Tengah Ketidakpastian Kondisi Ekonomi
Statistik harga emas. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada Selasa (19/5/2020) kemarin di tengah ketidakpastian tentang bagaimana arah pertumbuhan ekonomi setelah mengalami perlambatan yang cukup dalam.

Mengutip Reuters, Rabu (20/5_)/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.743,25 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,6 persen lebih tinggi menjadi 1.745,60 per dolar AS ounce.

"Fundamental untuk emas tidak pernah lebih baik dalam sejarah. Kecuali kita memiliki lebih banyak optimisme tentang vaksin tersebut, kita akan mulai melihat momentum kenaikan ke level tertinggi yang baru," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

"Setiap berita tentang kemunduran pada reintegrasi bisnis ke dalam perekonomian pada akhirnya akan membawa emas bergerak lebih tinggi," tambahnya.

Stimulus global besar-besaran untuk membatasi kerusakan ekonomi akibat virus corona telah mendukung emas, karena secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Mendorong permintaan untuk aset safe-haven, sementara itu, adalah kekhawatiran akan memburuknya hubungan China-AS, dengan Nasdaq Inc bakal menetapkan pembatasan yang akan membuat lebih sulit bagi beberapa perusahaan China untuk IPO di sana.

Wall Street diperdagangkan variatif, setelah reli di sesi sebelumnya menyusul pernyataan pabrikan obat Moderna yang mengklaim vaksin Covid-19 eksperimentalnya menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam uji coba pendahuluan.

Lonjakan ekuitas dan minyak pada sesi Senin menyebabkan emas mundur dari level tertinggi multi-tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 7.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 917.000 per Gram

Naik Rp 7.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 917.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2020 | 09:44 WIB

Harga Emas Dunia Terus Berkilau Imbas Perang Dagang AS-China

Harga Emas Dunia Terus Berkilau Imbas Perang Dagang AS-China

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2020 | 07:19 WIB

The Fed Tambah Stimulus, Harga Emas Makin Berkilau

The Fed Tambah Stimulus, Harga Emas Makin Berkilau

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:18 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB