Miliarder di AS Hartanya Justru Bertambah di Tengah Pandemi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Miliarder di AS Hartanya Justru Bertambah di Tengah Pandemi
Ilustrasi orang kaya (Shutterstock).

Miliarder di Amerika Serikat (AS) kekayaannya bertambah cukup signifikan saat pandemi corona.

Suara.com - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda dunia telah membuat porak-poranda kehidupan sosial masyarakat, termasuk juga dari sisi ekonomi. Jutaan orang mengeluh karena pendapatan mereka turun.

Tapi sebaliknya justru para miliarder di Amerika Serikat (AS) kekayaannya bertambah cukup signifikan saat pandemi corona.

Melansir CNBC, Jumat (22/5/2020) para miliarder Amerika kekayaannya melonjak sebesar 434 miliar dolar AS atau setara Rp 6.200 triliun (asumsi kurs Rp 14.500) selama penguncian atau lockdown di AS antara pertengahan Maret dan pertengahan Mei, menurut sebuah laporan baru.

Dari deretan para miliarder tersebut ada nama Bos Amazon Jeff Bezos dan Bos Facebook Mark Zuckerberg mereka mendapatkan tambahan kekayaan paling besar masing-masing 34,6 miliar dolar AS dan 25 miliar dolar AS.

Laporan ini didasarkan pada data Forbes untuk lebih dari 600 miliarder Amerika antara 18 Maret hingga 19 Mei.

Keuntungan 2 miliarder ini menyoroti bagaimana pandemi coronavirus telah memberi keuntungan besar bagi perusahaan berbasis teknologi.

Menurut laporan itu, kekayaan bersih miliarder Amerika tumbuh 15 persen selama periode dua bulan, menjadi 3,38 triliun dolar AS dari sebelumnya 2,94 triliun dolar AS.

"Keuntungan terbesar berada di puncak piramida miliarder, dengan lima miliarder terkaya - Bezos, Bill Gates, Zuckerberg, Warren Buffett, dan Larry Ellison," sebut laporan tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS