Meski Kinerja Tergerus, PT KAI Pastikan Tidak PHK Pegawainya

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi
Meski Kinerja Tergerus, PT KAI Pastikan Tidak PHK Pegawainya
Jasa transportasi kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (29/4).

Direktur Utama KAI Didiek Hartyanto mengatakan, saat ini juga para karyawan non-operasional juga telah menerakan kerja di rumah (work from home/WFH).

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI Persero) memastikan tak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) para karyawannya. Meski, kinerja KAI ini tergerus dengan adanya Covid-19.

Saat ini para karyawan operasional juga masih tetap bekerja mengawal operasi kereta api.

Direktur Utama KAI Didiek Hartyanto mengatakan, saat ini juga para karyawan non-operasional juga telah menerakan kerja di rumah (work from home/WFH).

"KAI tidak ada PHK tidak ada merumahkan karyawan untuk pegawai organik. Kita juga menerapkan WFH. mayoritas non operasional telah bekerja WFH," ujar Didiek dalam video conference di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Menurut Didiek, di tengah pandemi ini, perseroan banyak melakukan efisiensi biaya-biaya. Hampir 30 persen biaya-biaya tetap KAI dipotong akibat pandemi ini.

"Efisiensi biaya, cost reduction. Jadi kami melakukan pemotongan biaya terhadap biaya yang bisa kita potong. Memang komposisi biaya di kai 80 persen itu merupakan biaya tetap. variable 20 persen," ucap dia.

Didiek menambahkan, bagi biaya yang tak bisa dipotong perseroan mengambil langkah untuk menunda pengeluaran biaya tersebut, seperti pembayaran biaya ke vendor-vendor.

"Kita bicara dengan vendor bahwa pendapatan mengalami gangguan. Maka kami minta relaksasi. Angsuran pokok perbankan juga kami minta penundaan satu tahun," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS