Perdagangan Dunia Bakal Anjlok 32 Persen karena Corona, Kemendag Waspada

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2020 | 14:52 WIB
Perdagangan Dunia Bakal Anjlok 32 Persen karena Corona, Kemendag Waspada
Ilustrasi WTO (World Trade Organization). (Shutterstock)

Suara.com - Dalam laporan terbarunya, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyebut, perdagangan dunia diperkirakan bakal anjlok antara 13 sampai dengan 32 persen akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Menanggapi hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) pun sudah ambil ancang-ancang atas laporan teranyar WTO tersebut.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Srie Agustina mengakui adanya kelesuan aktivitas perdagangan dunia akibat pandemi virus corona.

Meski begitu kata dia kinerja ekspor Indonesia selama Januari-April 2020 masih mencatatkan surplus sebesar 2,2 juta dolar AS.

"Ternyata surplus ini disumbang bahwa ekspor ke dunia mencapai 53,95 miliar dolar AS naik tipis sebanyak 0,44 persen secara tahunan atau YoY, namun impor mengalami penurunan 7,78 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan total 51,71 miliar dolar AS,"kata Srie dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Meski ekspor mengalami surplus, tapi kegiatan impor menurun cukup dalam yakni sebesar 18,6 persen secara tahunan. Penurunan yang curam terjadi pada impor migas 46,83 persen, sementara impor non-migas nya juga turun tetapi jauh lebih landai yaitu turun sebesar 0,53 persen pada April 2020 ini.

Bila impor Indonesia digolongkan dalam penggunaan barang, pada periode Januari-April 2020 terdiri dari bahan baku sebesar 75,5 persen , barang modal dan konsumsi masing-masing 15,1 persen dan 9,4 persen dari total impor.

Adapun untuk nilai impor bahan baku selama Januari sampai April 2020 mencapai 39,05 miliar dolar AS atau turun 7,3 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara impor barang modal turun 14,1 persen, dan untuk impor barang konsumsi tidak begitu mengalami perubahan dibandingkan periode tahun lalu.

"Kalau kita lihat impor di April 2020 ternyata menurun cukup dalam sebesar minus 18,6 persen," ujar Srie.

baca juga

"Perlu kita waspadai karena menunjukkan kegiatan industri dalam negeri tidak terlalu bergerak dan kemungkinan terganggu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bisa Kehilangan Rp 26 Triliun dari Tudingan Kecurangan Ekspor

Indonesia Bisa Kehilangan Rp 26 Triliun dari Tudingan Kecurangan Ekspor

Bisnis | Senin, 08 Juni 2020 | 14:17 WIB

Australia Mengadu ke WTO, Littleproud Bantah Ada Perang Dagang dengan China

Australia Mengadu ke WTO, Littleproud Bantah Ada Perang Dagang dengan China

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 16:00 WIB

Impor Gula 150.000 Ton Ditempuh Pemerintah untuk Tekan Harga di Pasaran

Impor Gula 150.000 Ton Ditempuh Pemerintah untuk Tekan Harga di Pasaran

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 15:49 WIB

Pasar di DIY Bakal Diberi Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemendag

Pasar di DIY Bakal Diberi Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemendag

Jogja | Rabu, 29 April 2020 | 13:49 WIB

Impor Daging Kerbau Asal India Terhambat, Buwas Salahkan Kemendag

Impor Daging Kerbau Asal India Terhambat, Buwas Salahkan Kemendag

Bisnis | Jum'at, 10 April 2020 | 07:45 WIB

Pemerintah Baru Tegas ke Pengusaha yang Ekspor Masker, Kemana Saja?

Pemerintah Baru Tegas ke Pengusaha yang Ekspor Masker, Kemana Saja?

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:40 WIB

Kemendag Tak Tau Harga Masker Mahal, Jansen: Kalian Ngantor di Planet Lain?

Kemendag Tak Tau Harga Masker Mahal, Jansen: Kalian Ngantor di Planet Lain?

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:56 WIB

Terkini

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi

0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan

Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:30 WIB

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×