Indonesia Bisa Kehilangan Rp 26 Triliun dari Tudingan Kecurangan Ekspor

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2020 | 14:17 WIB
Indonesia Bisa Kehilangan Rp 26 Triliun dari Tudingan Kecurangan Ekspor
Ilustrasi uang dolar dan rupiah.

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara perihal tudingan main curang kegiatan ekspor saat pandemi virus corona atau Covid-19. Tak tanggung-tanggung tudingan tersebut bahkan lebih banyak saat pandemi virus corona.

"Sekarang dalam masa pandemi baru 5 bulan saja Indonesia sudah menghadapi 16 kasus tuduhan yang terdiri dari 10 tuduhan antidumping, dan 6 tuduhan safeguard dari negara mitra," kata Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag Pradnyawati dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Biasanya kata dia, tuduhan seperti ini setiap tahunnya hanya ada 14 kasus, tapi di saat pandemi tuduhan main curang kegiatan ekspor ini melonjak drastis.

"Jadi sudah melebihi rekor tahunan. Biasanya setahun paling-paling kita menghadapi 14 tuduhan rata-rata. Sekarang baru 5 bulan sudah 16 kasus," katanya.

Produk ekspor Indonesia yang dituduh main curang sangat bervariasi, mulai dari mono sodium glutamat, baja, alumunium, kayu, benang tekstil, bahan kimia, matras kasur hingga produk otomotif.

Di waktu yang sama Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Srie Agustina, mengatakan negara-negara yang menuding Indonesia main curang adalah Amerika Serikat (AS), India, Ukraina, Vietnam, Turki, Uni Eropa (UE), Filipina, Australia, dan Mesir.

Srie pun menilai tuduhan ini wajar karena situasi saat ini sangat tidak kondusif akibat wabah virus corona yang melanda dunia, sehingga persaingan antar negara untuk melakukan ekspor semakin sengit.

Srie juga mengatakan, akibat tuduhan-tuduhan yang tak jelas tersebut membuat potensi penerimaan devisa negara dari kegiatan ekspor bisa hilang sebesar Rp 26,5 triliun.

"Semua tuduhan tersebut berpotensi menyebakan hilanganya devisa negara 1,9 miliar dolar AS atau setara Rp 26,5 triliun," kata Srie.

baca juga

Srie pun menambahkan angka tersebut lumayan besar di saat negara membutuhkan banyak uang untuk bisa memulihkan ekonomi akibat terjang virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Pengrajin Mebel di Solo Mulai Garap Pesanan dari AS

Para Pengrajin Mebel di Solo Mulai Garap Pesanan dari AS

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:43 WIB

12 Ribu Ton Jagung Asal Gorontalo Siap Diekspor ke Filipina

12 Ribu Ton Jagung Asal Gorontalo Siap Diekspor ke Filipina

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:41 WIB

Ekspor Benih Lobster Diizinkan, Susi: Cuma Demi Kepentingan 9 Perusahaan

Ekspor Benih Lobster Diizinkan, Susi: Cuma Demi Kepentingan 9 Perusahaan

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:53 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×