Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 11:32 WIB
Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Pemerintah, pelaku usaha, maupun pemangku kepentingan pariwisata harus mampu beradaptasi, menciptakan inovasi dan meningkatkan daya saing pasca Covid-19. Pandemi dipastikan akan membawa perubahan besar terhadap minat wisatawan, yang nantinya akan lebih mengedepankan aspek keamanan dan kesehatan, sehingga harus benar-benar dapat diantisipasi oleh seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan  ekonomi kreatif.

Hal ini dikemukakan Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Rakyat/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), Agustini Rahayu, dalam diskusi "New Normal di Industri Travel/Tourism" ,yang digelar PR Newswire, Rabu (10/6/2020).

"Akan terjadi perubahan perilaku yang mendasar dari wisatawan. Nantinya, mereka akan lebih mengedepankan faktor kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keamanan, sehingga industri harus dapat beradaptasi untuk dapat meyakinkan konsumennya bahwa fasilitas mereka dapat memenuhi factor dimaksud," katanya.

Menurutnya, Organisasi Pariwisata Dunia atau UNWTO, bahkan menyatakan, kini saatnya untuk melakukan peninjauan ulang terhadap standardisasi pariwisata untuk menghadapi tuntutan kebutuhan itu melalui pedoman global pembukaan kembali fasilitas pariwisata yang mereka sebut "global guidelines to restart tourism".

Organisasi itupun telah merilis pedoman yang dijadikan acuan industri pariwisata terkait perubahan perilaku wisatawan secara umum.

Dari sisi akomodasi misalnya, preferensi wisatawan akan berubah. Dalam transportasi misalnya, penerbangan langsung atau maksimum 1 kali transit akan menjadi preferensi utama wisatawan.

Aktivitas wisatawan juga akan lebih kepada aktivitas outdoor, dengan pilihan udara sejuk, self-driving, dan private tour. Tidak kalah penting adalah penguatan sumber daya manusia yang berdasar kepada protokol keamanan dan higienitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemberlakuan Pajak Digital di Tengah Pandemi Virus Corona di Indonesia

Pemberlakuan Pajak Digital di Tengah Pandemi Virus Corona di Indonesia

Your Say | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:16 WIB

Hits: Pelukan Lebih Aman, Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Akhir

Hits: Pelukan Lebih Aman, Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Akhir

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:03 WIB

Studi: New Normal, Kampus dan Toko Kelontong Harus Dibuka Pertama Kali

Studi: New Normal, Kampus dan Toko Kelontong Harus Dibuka Pertama Kali

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:00 WIB

Kehati-hatian Nadiem Makarim Benahi Pendidikan di Tengah New Normal

Kehati-hatian Nadiem Makarim Benahi Pendidikan di Tengah New Normal

Your Say | Kamis, 11 Juni 2020 | 10:42 WIB

Uni Eropa Sebut China di Belakang Gelombang Disinformasi Covid-19

Uni Eropa Sebut China di Belakang Gelombang Disinformasi Covid-19

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:25 WIB

Riset Ungkap Konten Paling Dicari Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya

Riset Ungkap Konten Paling Dicari Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 10:21 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB