Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Resmi Listing di BEI, Saham Boston Furniture Industries Naik 10 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Juli 2020 | 09:35 WIB
Resmi Listing di BEI, Saham Boston Furniture Industries Naik 10 Persen
Jajaran Direksi PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA). (Dok Perusahaan)

Suara.com - PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (7/7/2020). Boston Furniture Industries menjadi emiten ke-31 yang tercatat di pasar modal pada tahun ini, dengan kode emiten SOFA.

Melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) perseroan melepas sebanyak-banyaknya 400 juta lembar saham atau sekitar 24,24 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Harga per lembar saham yang ditawarkan adalah Rp 100 dengan target dana yang terhimpun dari masyarakat sebesar Rp 40 miliar.

Selain itu, Boston Furniture Industries juga menerbitkan waran dengan perbandingan 1:1 sebagai insentif bagi para investor yang turut membeli saham SOFA.

Dalam rangka proses IPO ini, PT Danatama Makmur Sekuritas bertindak sebagai lead underwriter atau penjamin pelaksana emisi efek.

Pada saat pencatatan perdana, saham SOFA langsung naik 10 poin ke level 110 dari harga pembukaan awal sebesar Rp 100 per lembar saham.

Direktur Utama dari PT Boston Furniture Industries Tbk Hardy Satya mengatakan, dirinya memiliki komitmen untuk meneruskan tradisi pembuatan furnitur berkelas tinggi.

"Kami memiliki komitmen untuk meneruskan tradisi kami sebagai penghasil furnitur yang dapat menjadikan tempat tinggal pelanggan kami menjadi lebih indah dan nyaman," kata Hardy dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Hardy mengungkapkan setiap furnitur yang dihasilkan perusahaanya selalu melalui proses yang tidak sembarangan dengan dilakukan dan kembangkan selama bertahun-tahun.

baca juga

"Oleh karena itu, setiap furnitur yang dihasilkan selalu memiliki desain yang indah dengan kualitas tertinggi dan detail yang terperinci," ucapnya.

"Kami percaya dengan melantainya Boston Furniture Industries, kami dapat mengembangkan perusahaan kami sehingga bisa menjadi produsen furnitur yang menjadi kebanggaan Indonesia. Oleh karena itu, dalam proses pencapaian tersebut, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat menjadi bagian dari perjalanan kami tersebut," tambah Hardy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPO Saham Boston Furniture Oversubscribed 100 Kali

IPO Saham Boston Furniture Oversubscribed 100 Kali

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 18:44 WIB

Melantai di BEI, PT Boston Furniture Tawarkan 400 Juta Lembar Saham

Melantai di BEI, PT Boston Furniture Tawarkan 400 Juta Lembar Saham

Jogja | Senin, 06 Juli 2020 | 18:33 WIB

Diskon Corona, Modal Rp 12,5 Juta Sudah Bisa IPO

Diskon Corona, Modal Rp 12,5 Juta Sudah Bisa IPO

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:29 WIB

Terkini

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB