Sejak 2016, Masyarakat Pringsewu Terima 1.918 Unit Rumah Program BSPS

Fabiola Febrinastri
Sejak 2016, Masyarakat Pringsewu Terima 1.918 Unit Rumah Program BSPS
Masyarakat penerima Program BSPS di Kabupaten Pringsewu mendapatkan bantuan APD. (Dok : PUPR)

Program BSPS tahap 1 digunakan untuk membedah 3.500 rumah tidak layak huni.

Suara.com - Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Provinsi Lampung mencatat, sejak tahun 2016 hingga tahun 2020, Kabupaten Pringsewu telah mendapatkan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.918 unit rumah

Secara umum, progres pembangunan Program BSPS yang dilaksanakan terus meningkat. Adapun total anggaran Program BSPS tahap 1 digunakan untuk membedah 3.500 rumah tidak layak huni di Provinsi Lampung mencapai Rp 61,25 miliar.

Bupati Pringsewu, Sujadi mengungkapkan, ia sangat mendukung pelaksanaan Program BSPS, karena masyarakat sangat terbantu untuk meningkatkan kualitas rumahnya, terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Rumah menjadi tempat berlindung bagi masyarakat beserta keluarganya.

Sejumlah masyarakat penerima Program BSPS di Kabupaten Pringsewu tersebut juga mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dari penularan Covid-19.

"Pemerintah Kabupaten Pringsewu memberikan alat pelindung diri berupa masker, hand sanitizer, dan disinfektan kepada seluruh penerima bantuan Program BSPS. Kami harap, masyarakat bisa menjaga kesehatan dan kualitas Program BSPS dimasa pandemi Covid-19 tetap berjalan di lapangan," ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS