Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan AS-China

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 Juli 2020 | 07:19 WIB
Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Ketegangan AS-China
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia menguat tipis pada perdagangan akhir pekan lalu didukung oleh data perekonomian Eropa. Meski menguat, harga tersebut terbatas seiring ketegangan antara AS dan China yang meningkat.

Mengutip CNBC, Senin (27/7/2020) minyak Brent naik 3 sen ke harga 43,34 dolar AS per barel, sedangkan harga minyak WTI naik 22 sen ke level 41,29 dolar AS per barel.

Sebelumnya, China memerintah AS tutup konsulatnya di kota Chengdu. Tindakan China ini sebagai balasan terhadap USA yang telah menutup konsulat China di Houston.

Ketegangan baru AS dan China sebagai konsumen minyak terbesar dunia memicu kekhawatiran tentang demand minyak yang sudah menghadapi tantangan termasuk meningkatnya kasus corona di AS.

Pandemi yang bangkit kembali telah menggelapkan prospek ekonomi AS. Beberapa negara telah menerapkan kembali kebijakan pembatasan karantina sehingga diperkirakan mengurangi konsumsi bahan bakar.

Selain itu, jumlah orang AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mencapai 1,416 juta per pekan lalu. Angka ini secara tak terduga naik untuk pertama kalinya dalam 4 bulan terakhir.

Harga minyak berpotensi terkoreksi jangka pendek jika pemulihan permintaan BBM melambat terus terutama di USA, kata Tim Analis Barclays Commodities Research.

Namun Barclays memperkirakan surplus minyak tahun 2020 turun jadi rata-rata 2,5 juta barel per hari dari estimasi sebelumnya 3,5 juta barel per hari.

Data Baker Hughes Co menunjukkan di AS, jumlah rig turun ke level terendah sepanjang masa hingga sebanyak 251 per 24 Juli. Hitungan rig merupakan indikator awal output di masa depan.

baca juga

Penguatan harga minyak seiring data aktivitas bisnis zona Eropa tumbuh di periode Juli untuk pertama kali sejak pandemi corona.

Aktivitas ini terlihat pada indeks PMI yang bergerak naik tipis. Indeks PMI dipandang sebagai indikator yang baik untuk kesehatan ekonomi zona Eropa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Kasus Covid-19 Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2020 | 07:24 WIB

Stok Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Stok Melimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 08:10 WIB

Paket Stimulus Uni Eropa Dongkrak Harga Minyak Dunia

Paket Stimulus Uni Eropa Dongkrak Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×