Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Kepala BKPM Janji Gelar Karpet Merah untuk Semua Investor

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 04 Agustus 2020 | 15:27 WIB
Kepala BKPM Janji Gelar Karpet Merah untuk Semua Investor
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Mohammad Fadil Djailani)

Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku tak ingin jual mahal dalam menarik investasi yang masuk ke Indonesia di tengah-tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

BKPM sebagai pintu masuk investasi di tanah air memberikan karpet merah bagi seluruh investor baik dari kecil hingga yang besar.

"Kita engga mau pilih-pilih, investor kecil investor besar kita layani sama baiknya," kata Bahlil dalam sebuah diskusi online yang diselenggarakan oleh Indef, Selasa (4/8/2020).

Bahlil berucap akibat pandemi banyak dari masyarakat Indonesia kehilangan pekerjaan, akibat perusahaan tempat mereka bekerja sudah tak mampu lagi melawan ganasnya Covid-19.

Maka dari itu salah satu cara untuk membuka lapangan pekerjaan yang besar adalah dengan investasi. Dengan investasi kata dia membuka selebar-lebarnya pintu lapangan kerja.

"Dalam posisi seperti ini, negara mana pun pasti akan mendorong investasi karena investasi adalah pintu untuk menciptakan lapangan pekerjaan," ucapnya.

Dari data yang ia miliki, saat ini sekitar 17 juta masyarakat Indonesia sedang mencari pekerjaan. Untuk menciptakan lapangan kerja yang banyak tersebut tak hanya bisa dilakukan oleh lowongan kerja dari PNS dan BUMN saja, tapi juga peran dari swasta.

"Jadi kalau kita pilih-pilih, sekarang Covid-19, investasi masuk, lapangan kerja kita bisa ciptakan," kata mantan Ketua Umum HIPMI ini.

Dari data BKPM realisasi investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2020 sebesar Rp 402,6 triliun atau 49,3 persen dari target Rp 817,2 triliun sepanjang tahun ini.

Bahlil mengatakan capaian ini sangat menggembirakan pasalnya angkanya meningkat 1,8 persen secara year on year, apalagi kata dia kondisi 6 bulan pertama ini penuh gejolak karena adanya pandemi virus Covid-19.

Bahlil merinci Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi realisasi investasi tersebut yang mencapai Rp 207 triliun atau setara 51,4 persen, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang Rp 195,6 triliun atau mencapai 48,6 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Kabur Duit Rp 3,6 M, Direktur Investasi Bodong Cianjur Diburu Polisi

Bawa Kabur Duit Rp 3,6 M, Direktur Investasi Bodong Cianjur Diburu Polisi

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:46 WIB

Investasi Kurban Bodong di Cianjur, Sukabumi, Bandung, Warga Rugi Rp 3,6 M

Investasi Kurban Bodong di Cianjur, Sukabumi, Bandung, Warga Rugi Rp 3,6 M

Jabar | Senin, 03 Agustus 2020 | 12:58 WIB

Seribuan Warga di Jabar Diduga Jadi Korban Praktik Investasi Kurban Bodong

Seribuan Warga di Jabar Diduga Jadi Korban Praktik Investasi Kurban Bodong

Jabar | Senin, 03 Agustus 2020 | 04:05 WIB

Terkini

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:35 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB