Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani Mau Bagi-bagi Ponsel dan Pulsa untuk Siswa Miskin

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:23 WIB
Sri Mulyani Mau Bagi-bagi Ponsel dan Pulsa untuk Siswa Miskin
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku sedang menggodok bantuan sosial (bansos) bagi siswa miskin yang tidak memiliki akses pembelajaran secara daring atau online.

Sri Mulyani mengatakan para siswa miskin ini penting untuk diberi bansos agar tetap bisa melanjutkan proses pembelajaran di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Situasi Covid ini membuat tantangan yang lebih besar lagi, kita tahu akibat pandemi anak-anak tidak bisa sekolah, namun tidak bisa mengakses proses pembelajaran secara digital karena terkendala teknologi," kata Sri Mulyani dalam acara webinar bertajuk Gotong Royong Jaga UMKM untuk Indonesia yang dilakukan secara virtual, Selasa (11/8/2020).

Maka dari itu kata dia pemerintah saat ini sedang merumuskan sebuah program baru yang akan bisa membantu para siswa miskin, dengan membantu memberikan bansos berupa handphone atau pulsa kepada siswa-siswa yang kurang mampu ini.

"Apakah karena tidak memiliki handphone-nya atau tidak bisa membeli pulsanya ini menjadi sebuah tantangan baru yang harus kita pecahkan," kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Saat ini kata dia proses perumusan kebijakan bantuan ini sedang dibicarakan dengan pihak kementerian terkait.

"Kita sedang membicarakan dengan pihak Kementerian terkait agar kita bisa membantu keluarga-keluarga ini dimana tidak bisa hadir karena situasi Covid," pungkasnya.

Sejak sekolah diliburkan karena pandemi Covid-19 dan diganti dengan kegiatan belajar mengajar secara daring, keluhan kerap muncul.

Tidak hanya dari siswa, tetapi juga dari guru karena banyak siswa absen karena tidak memiliki ponsel pintar atau android.

Seperti diungkapkan Putri, salah satu guru di SD Negeri Pekanbaru.

Menurutnya dari 40 siswa yang di dalam kelas yang diasuhnya, hanya 24 sisa saja yang memiliki smartphone Android. Itupun merupakan smartphone milik orangtuanya.

"Akibatnya banyak orang tua mengeluh karena mereka juga bekerja membutuhkan HP (handphone). Sementara anak-anak mau belajar melalui HP," ungkap Putri kepada RiauOnline.co.id jaringan Suara.com.

Putri mengaku telah berupaya mencari solusi, dari kesepakatan bersama orang tua siswa, pembelajaran dilakukan pada malam hari. Hal itu dilakukan agar orangtua bisa mendampingi anaknya.

"Namun setelah kami lakukan daring, ternyata terkendala lagi dengan jaringan yang tidak bersahabat. Akibatnya penyampaian materi tidak lancar. Beberapa orang tua siswa juga curhat paket datanya cepat habis," ungkap Putri.

Kondisi ini jelas putri memang membuat dilema, apalagi anak-anak banyak yang absen karena tidak memiliki HP Android. Di sisi lain, orang tua juga mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli paket data agar anaknya tetap bisa belajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Terdakwa Kasus HP Ilegal, Toko Milik Putra Siregar Tetap Ramai Pembeli

Jadi Terdakwa Kasus HP Ilegal, Toko Milik Putra Siregar Tetap Ramai Pembeli

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:14 WIB

Google Siapkan Ponsel Layar Lipat "Passport"

Google Siapkan Ponsel Layar Lipat "Passport"

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:00 WIB

Gaji Ke-13 Cair, Sri Mulyani Berharap Roda Ekonomi Makin Cepat Berputar

Gaji Ke-13 Cair, Sri Mulyani Berharap Roda Ekonomi Makin Cepat Berputar

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 18:17 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB