Erick Thohir Pastikan Ekonomi Indonesia Membaik Setelah Ada Vaksin Corona

Minggu, 16 Agustus 2020 | 15:34 WIB
Erick Thohir Pastikan Ekonomi Indonesia Membaik Setelah Ada Vaksin Corona
Menteri BUMN Erick Thohir temui lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2020). (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Kalangan pengusaha berkeluh kesah menantikan kapan perekonomian Indonesia bakal bisa segera pulih. Kekinian ekonomi babak belur dihantam tekanan pandemi virus corona atau Covid-19 selama 5 bulan terakhir ini.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir, meminta kalangan pengusaha untuk bersabar, karena pemerintah saat ini sedang bekerja keras melawan pandemi.

Salah satu langkah penting yang saat ini sedang dilakukan adalah dengan segera menemukan vaksin dari virus corona. Erick yakin hal tersebut dapat terwujud pada awal tahun depan.

"Karena itu kemarin saya ketemu Kadin, kami sampaikan, sabar karena setelah ini dilakukan, baru kita bicara Indonesia tumbuh,” kata Erick dalam sebuah diskusi virtual, yang ditulis Minggu (16/8/2020).

Erick menuturkan, meski ekonomi dalam negeri tertekan cukup hebat akibat Covid-19, namun itu masih jauh lebih baik jika dibandingkan dengan negara lain, yang bahkan ekonominya minus belasan persen dan jatuh ke jurang resesi ekonomi yang cukup dalam.

“Kalau bicara pesimistis, kita lihat data-data kita dibanding negara tetangga. Kalau dibanding negara lain jauh, jelas jauh,” ujar Erick.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ekonomi Indonesia pada tahun ini akan tumbuh negatif, hal tersebut setelah dirinya memasukkan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II yang tumbuh negatif sebesar 5,32 persen.

"Kita perkirakan -1,1 hingga 0,2 persen. Artinya bergeser ke arah negatif atau mendekati 0," kata Sri Mulyani dalam konperensi pers Nota Keuangan yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (14/8/2020).

Awalnya pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia akan tumbuh dikisaran -0,4 persen sampai dengan 2,3 persen.

Baca Juga: Tema APBN 2021 Seharusnya Penyelamatan Ekonomi Nasional

Sri Mulyani mengutarakan konsumsi rumah tangga yang berkontribusi besar terhadap PDB Indonesia, diperkirakan akan terkontraksi cukup dalam tahun ini, yaitu pada kisaran -1,3 hingga 0 persen.

Meski begitu dirinya tetap akan mendorong pertumbuhan ke arah yang lebih baik lagi, kuncinya kata dia ada di kuartal III ini, dimana pemerintah akan menggenjot belanja demi menggerakkan roda perekonomian.

"Kuartal tiga diusahakan, tapi tidak hanya dari pemerintah meski memegang peran yang besar di dalam pemulihan ekonomi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI