Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Data BPS, Masyarakat Mulai Berani Bepergian di Awal Juni 2020

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:22 WIB
Data BPS, Masyarakat Mulai Berani Bepergian di Awal Juni 2020
Kepadatan kendaraan di jalur wisata, Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei terhadap perkembangan mobilitas penduduk setelah pemerintah melonggarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB pada awal Juni 2020.

Dari data tersebut terlihat bahwa mobilitas penduduk seperti di tempat perdagangan ritel dan rekreasi perlahan menuju sisi normal.

"Ada perkecualian di Idul Adha, selama Idul Adha masyarakat di rumah sehingga mobilitas ritel dan rekreasi mengalami penurunan. Ada progres di sana sejak ada relaksasi (pelonggaran)," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Kecuk menjelaskan mobilitas di tempat belanja untuk kebutuhan sehari-hari mobilitasnya lebih cepat dibandingkan dengan kegiatan tempat lain.

"Khusus untuk Idul Adha, dua hari sebelum Idul Adha pattern hampir sama dua hari tiga hari sebelum Idul Fitri, melakukan kegiatannya secara normal, bisa dilihat di sana mobilitas di tempat belanja sehari-hari ini sudah hampir mendekati normal meski belum sepenuhnya," ucap Kecuk.

Kecuk menuturkan, berdasarkan data yang diolah BPS dari Google Analytic, kegiatan di tempat belanja kebutuhan sehari-hari pada Juli 2020 hanya 2,6 persen di bawah normal.

Sedangkan mobilitas penduduk di tempat perdagangan ritel dan rekreasi di bulan Juli pergerakannya lebih bagus dibandingkan bulan Juni, tapi masih 17,7 persen di bawah normal.

Mobilitas penduduk di taman, masih 16,6 persen pada bulan Juli, di tempat transit posisi bulan Juli justru masih minus 35,3 persen di bawah normal. Tempat kerja 20 persen.

"Karena kita tahu banyak perkantoran masih 50 persen WFH dan 50 persen WFO," kata Kecuk.

"Tapi dari sini kita bisa dilihat dari bulan ke bulan aktivitas masyarakat mulai bergerak dan akan mempengaruhi denyut ekonomi melawan Covid-19, sehingga pemulihan ekonomi nasional bisa segera terwujud," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Perdagangan RI di Juli 2020 Surplus 3,26 Miliar Dolar AS

Neraca Perdagangan RI di Juli 2020 Surplus 3,26 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:52 WIB

Impor Sepanjang Juli 2020 Lesu, Kepala BPS: Kita Belum ke Arah Normal

Impor Sepanjang Juli 2020 Lesu, Kepala BPS: Kita Belum ke Arah Normal

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:27 WIB

Belajar Online di Tenda Wifi Gratis

Belajar Online di Tenda Wifi Gratis

Foto | Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:32 WIB

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:21 WIB

Hemat Energi, Menhub Minta Kendaraan Kementerian Beralih ke Listrik

Hemat Energi, Menhub Minta Kendaraan Kementerian Beralih ke Listrik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:18 WIB

Komisarisnya Narsis di Sitinjau Lauik, Ini Profil BUMN Pusri Palembang

Komisarisnya Narsis di Sitinjau Lauik, Ini Profil BUMN Pusri Palembang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:12 WIB

Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen

Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:46 WIB

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB