Mengenal Perbedaan P2P, Spot dan Margin Trading di Ruang Kripto

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 10 September 2020 | 11:19 WIB
Mengenal Perbedaan P2P, Spot dan Margin Trading di Ruang Kripto
Peer to peer landing. (Dok: Remitano)

Suara.com - Di dalam ruang mata uang kripto, perdagangan atau yang dalam bahasa Inggrisnya trading dilakukan dengan berbagai cara, termasuk dengan peer-to-peer (P2P), Spot dan juga menggunakan Margin Trading.

Perbedaan itu terletak pada harga dan proses transaksi jual-beli tersebut di dalam sebuah platform bursa pertukaran mata uang kripto.

Untuk sebagian trader handal, perbedaan membuat peluang besar bagi mereka untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

Peer-To-Peer (P2P) Trading

Perdagangan dengan sistem Peer-To-Peer ini mengingatkan pada konsep awal dari terciptanya Bitcoin sebagai mata uang kripto pertama dan terbesar hingga saat ini.

Perdagangan menggunakan peer-to-peer ini memudahkan penggunanya dalam mendapatkan sekaligus menentukan harga aset mata uang kripto sesuai dengan modal dan harga jual yang diinginkan.

Seperti namanya, peer-to-peer berarti perdagangan yang dilakukan secara langsung dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Perdagangan ini juga tidak melibatkan pihak ketiga atau pihak lainnya, sehingga para penjual dan pembeli mata uang kripto sama-sama menerima hasil dan keuntungan sesuai dengan yang mereka inginkan.

Platform Remitano hadir sebagai bursa pertukaran mata uang kripto P2P dengan layanan dan fasilitas yang memudahkan pembeli dan penjual kripto dalam mewujudkan hal tersebut dan memberikan kontrol penuh kepada para penggunanya dalam penentuan harga jual/beli.

baca juga

Dengan banyaknya para pengguna yang menentukan harganya sendiri, harga yang ada di pasaran terkait dengan perdagangan peer-to-peer ini juga akan semakin bervariasi. Apalagi platform perdagangan P2P Remitano ini hadir di banyak negara.

Tidak hanya itu, Remitano memberikan fitur dan fasilitas di mana para penggunanya dapat membuat semacam iklan dalam mencari pasangan transaksi mata uang kripto.

Platform ini juga menyediakan transaksi yang cepat dan aman dengan tampilan platform yang mudah untuk digunakan. Lebih lagi, Remitano juga menyediakan Customer Support yang tersedia 24 jam.

Spot Trading

Berbeda dari perdagangan peer-to-peer, perdagangan spot ini lebih mengutamakan dan berfokus pada harga spot atau harga pasar saat itu.

Biasanya para trader mencari keuntungan dari pergerakan pasar yang fluktuatif. Terkait hal ini, harga pada pasar cenderung lebih tetap dan tidak terlalu bervariasi karena mengikuti harga pasar.

Hal ini mengingat spot trading dilakukan pada hari yang sama ketika posisi perdagangan ditentukan.

Jika peer-to-peer trading harus memiliki pasangan untuk melakukan transaksi perdagangan, skema spot trading biasanya memakai prinsip buy low sell high di dalam bursa pertukaran mata uang kripto tertentu dan tidak melibatkan lawan lain ketika ingin melakukan transaksi.

Nantinya, para trader akan membeli mata uang kripto ketika harga mata uang kripto di pasaran sedang rendah, dan menjualnya ketika harga pasar sedang mahal.

Di sini, para trader akan langsung memperdagangkan aset kripto di kondisi pasar riil, sehingga pergerakan harga dapat terlihat langsung dan sangat berpengaruh pada keuntungan yang akan didapat.

Margin Trading

Yang terakhir ada trading menggunakan margin. Trading ini memiliki mekanisme buy low sell high yang sama seperti spot trading, tetapi yang membedakannya adalah pilihan modal atau margin yang digunakan.

Sistem margin ini adalah meminjam modal dengan nilai tertentu pada bursa pertukaran mata uang kripto. Margin yang tersedia juga berbeda-beda tergantung kepada penyedia platform tersebut. Biasanya nilai yang paling kecil dimulai dari 5X, 10X, 20X, hingga yang terbesar 100X margin.

Penggunaan margin ini tidak lain dilakukan untuk memudahkan para penggunanya dalam membuka posisi perdagangan pada harga tertentu dengan modal beli/jual lebih banyak dari modal yang semula mereka miliki, dan tentunya untuk memperbesar keuntungan dari perdagangan.

Perlu diingat, walaupun memiliki potensi keuntungan perdagangan yang besar, risiko yang dimiliki juga akan semakin tinggi sesuai dengan margin yang dipilih.

Terlebih lagi, biasanya penyedia layanan ini akan membebankan biaya-biaya tertentu sesuai dengan margin yang digunakan kepada para penggunanya.

Itu dia perbedaan dasar dari peer-to-peer, spot, dan margin trading dalam ruang mata uang kripto dilihat dari sisi harga dan juga proses transaksi di dalamnya.

Perbedaan dari ketiganya dapat menentukan metode dan strategi para trader dalam menghadapi pergerakan harga dan kondisi pasar mata uang kripto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Kripto YFI Kini Lebih Mahal Dibanding Bitcoin

Aset Kripto YFI Kini Lebih Mahal Dibanding Bitcoin

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:37 WIB

Indonesia Blockchain Week 2020 Digelar Secara Virtual Hingga 27 Agustus

Indonesia Blockchain Week 2020 Digelar Secara Virtual Hingga 27 Agustus

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:07 WIB

Waves Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Waves Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:20 WIB

Terkini

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Muara Angke, Gudang dan Bengkel Kapal Hangus Rugi Rp1 Miliar!

Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Muara Angke, Gudang dan Bengkel Kapal Hangus Rugi Rp1 Miliar!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Nobar Berbuah Manis, Ribuan Warga Jateng Nikmati Gelar Juara Timnas Sambil Pesta Kuliner Gratis

Nobar Berbuah Manis, Ribuan Warga Jateng Nikmati Gelar Juara Timnas Sambil Pesta Kuliner Gratis

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Jejak Luka di Tanah Pengasingan dalam Cerita dari Digul

Jejak Luka di Tanah Pengasingan dalam Cerita dari Digul

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×