Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Awal Pekan Ini Menguat Tipis ke Level 5.061

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 21 September 2020 | 09:59 WIB
IHSG Awal Pekan Ini Menguat Tipis ke Level 5.061
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini Senin (21/9/2020) dibuka menguat tipis 0,05 persen. Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan dibuka menguat tipis ke level 5.058.

Saat perdagangan tepat dibuka pukul 09:00 Wib, laju IHSG kembali naik ke zona hijau dengan menguat 0,05 persen atau 2 poin menuju 5.061.

Sementara itu indeks LQ45 pada perdagangan ini dibuka flat dengan menguat 0,06 persen atau terpantau berada di level 780.

Sebanyak 137 saham menguat, 45 saham melemah dan 167 saham belum ditransaksikan.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama seminggu lalu IHSG menguat sebesar 0,85 persen tetapi diiringi net sell asing sebesar Rp 3,84 triliun.

"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.023 - 5.107 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah JPFA, MBAP, CPIN, ACES, BSDE, LSIP, TLKM, SILO, INTP, SMRA," kata Edwin dalam analisanya.

Sementara itu, kata dia mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah.

Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,47 persen lalu indeks Shanghai dan Indeks Kospi masing-masing ditutup menguat sebesar 2,07 persen dan 0,26 persen.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar 0,88 persen di level 27,657 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar 1,12 persen.

Wall Street ditutup melemah dikarenakan aksi jual investor akibat tidak menentunya perkembangan vaksin Covid-19 yang masih menjadi bahan diskusi di pemerintahan AS.

Dari pasar komoditi, harga Coal menguat sebesar 0,29 persen harga CPO menguat 3,23 persen dan harga Minyak mentah WTI Crude Oil menguat 0,34 persen.

Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG ditutup menguat sebesar 0,41 persen ke level 5.059. Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya kabar baik dari AS yang tidak jadi memblokir TikTok membawa kabar positif bagi hubungan AS dan China, selain itu dari kebijakan The Fed yang tidak menaikkan suku bunga acuannya hingga tahun 2023, selain itu dari dalam negeri masih diselimuti oleh sentimen suku bunga acuan BI yang masih dipertahankan di level 4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Awal Pekan Ini Diprediksi Dibuka Menguat ke Level 5.097

IHSG Awal Pekan Ini Diprediksi Dibuka Menguat ke Level 5.097

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 07:48 WIB

Waspadai Potensi Pelemahan IHSG Jelang Akhir Pekan Ini

Waspadai Potensi Pelemahan IHSG Jelang Akhir Pekan Ini

Bisnis | Jum'at, 18 September 2020 | 09:19 WIB

Jelang Akhir Pekan Ini, IHSG Masih Betah Bergerak di Zona Merah

Jelang Akhir Pekan Ini, IHSG Masih Betah Bergerak di Zona Merah

Bisnis | Jum'at, 18 September 2020 | 07:41 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB