Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Sampaikan Salam Presiden, Mensos Saksikan Pencairan Bansos di Surabaya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 07 Oktober 2020 | 20:38 WIB
Sampaikan Salam Presiden, Mensos Saksikan Pencairan Bansos di Surabaya
Mensos, Juliari Batubara, menyaksikan penyaluran BST di Kantor Pos Besar, di Kota Surabaya, Rabu (7/10/2020). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Sambil menyampaikan salam Presiden Joko Widodo bagi masyarakat di  Surabaya, Jawa Timur, Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara menyaksikan pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap VII dan distribusi Bantuan Sosial Beras (BSB) di Kota Pahlawan.

"Saya meneruskan salam Bapak Presiden kepada masyarakat di Surabaya. Saya hadir ke berbagai kota di Tanah Air, termasuk Surabaya, untuk memastikan bahwa negara hadir di tengah pandemi," katanya, saat menyaksikan penyaluran BST di Kantor Pos Besar, di Kota Surabaya, Rabu (7/10/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Dirut PT Pos, Faizal R. Djoemadi. Sasaran penerima BST di Kota Surabaya sebanyak 225.255 KPM, dengan nilai total Rp67.576.500.000.

Adapun penerima BST di Provinsi Jawa Timur untuk penyaluran sampai Oktober 2020 sebanyak 1.407.701 KPM, dengan nilai Rp 422.310.300.000. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos maupun Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Alokasi beras yang disalurkan di Jatim sebanyak 77.826.825 kilogram untuk 1.729.485 KPM PKH. Realisasi penyaluran beras dari gudang Bulog saat ini mencapai 47 persen, atau sebanyak 36.959.295 kilogram, dan berdasarkan data transporter, bansos beras yang sudah didistribusikan ke KPM PKH sebanyak 29.902.290 kilogram (80.91 persen).

Selain BST, BSB, dan bantuan sosial (bansos) lain dari Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah juga meluncurkan berbagai jenis bansos.

"Misalnya BLT Dana Desa, Kartu Pra Kerja, kemudian dari pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga menyiapkan bansos. Cukup banyak. Bapak Presiden berharap, dengan berbagai bantuan tersebut dapat membantu masyarakat, " katanya.

BST merupakan bantuan sosial dari Kemensos yang diluncurkan khusus untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

"Tujuannya untuk mengurangi beban dan meningkat daya beli masyarakat akibat pandemi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup bagi mereka yang kehilangan pekerjaan atau dirumahkan, karena tempat kerjanya tidak beroperasi," kata Ari,  begitu panggilan akrabnya.

Ia menyatakan, sejak Juli lalu, BST sudah memasuki gelombang II. Indeksnya ditetapkan sebesar Rp 300 ribu/KPM/bulan selama enam bulan, atau sampai Desember 2020.

"Ini merupakan tambahan, karena pada gelombang I sudah pernah kami salurkan. Penambahan periode penyaluran pada gelombang II ini didasarkan pada pertimbangan, bahwa dampak pandemi masih dirasakan masyarakat, " katanya.

Penerima BST ditetapkan sebanyak 9 juta KPM yang berdomisili di luar Jakarta dan Bodetabek. Mereka adalah masyarakat terdampak pandemi yang datanya diverifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah.

Data KPM BST ini kemudian dikirimkan ke Kemensos untuk disaring kembali, sebelum akhirnya bansos disalurkan.

Dari Kantor Pos Pusat Surabaya, Juliari dan rombongan menuju Kantor Kecamatan Gayungan, Jalan Mesjid Agung Tim No. 2, Gayungan, Kota Surabaya, dalam rangka peluncuran BSB.

BSB merupakan bansos terbaru dari Kemensos yang baru diluncurkan pada  September lalu. Target atau penerima adalah KPM PKH sebanyak 9 juta keluarga, sebesar 15 kg/KPM/bulan selama 3 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pastikan Komunitas Adat Terpencil Dapat Bantuan Sosial

Pemerintah Pastikan Komunitas Adat Terpencil Dapat Bantuan Sosial

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2020 | 08:27 WIB

Serikat Buruh Dunia Kirim Surat ke Jokowi: Cabut UU Cipta Kerja

Serikat Buruh Dunia Kirim Surat ke Jokowi: Cabut UU Cipta Kerja

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:46 WIB

Grace Batubara Kunjungi Penyintas Disabilitas Ganda dan Serahkan Bantuan

Grace Batubara Kunjungi Penyintas Disabilitas Ganda dan Serahkan Bantuan

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 20:20 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Hingga 9 Oktober, Tarif Resmi Tunggu SK

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Hingga 9 Oktober, Tarif Resmi Tunggu SK

Riau | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:40 WIB

Rocky Gerung Sindir Luhut: Dia Jenderal Bintang 4 tapi Covid-19 Bintang 5

Rocky Gerung Sindir Luhut: Dia Jenderal Bintang 4 tapi Covid-19 Bintang 5

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Masalah Garam Petani Tak Pernah Selesai, Jokowi Kumpulkan Menteri

Masalah Garam Petani Tak Pernah Selesai, Jokowi Kumpulkan Menteri

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:21 WIB

Terkini

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB