Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kementan Apresiasi Dukungan Baznas Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 07:42 WIB
Kementan Apresiasi Dukungan Baznas Tingkatkan Kesejahteraan Peternak
Balai Ternak Baznas. (Dok : Baznas)

Suara.com - Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian (Kementan), Sugiono menyampaikan apresiasinya kepada Badan Amil Zakat Nasional  (Baznas), yang terus bergerak maju dalam meningkatkan kesejahteraan bagi peternak.

Sugiono menjadi salah satu tamu kehormatan dalam acara bedah buku Panduan Program Balai Ternak Baznas dan Materi Pendampingan, yang digelar secara online melalui kanal Youtube Baznas TV, Jakarta, Jumat, (16/10/2020). 

“Melalui dukungan dari Baznas, tentunya ini dapat meningkatkan populasi nasional. Dunia peternakan menjadi salah satu sektor ekonomi di masa depan, yang menunjang perekenomian Indonesia,” katanya.

Buku ini berisi tahapan umum program pemberdayaan peternak mustahik dan panduan teknis pelaksanaan setiap tahapan program, sedangkan Materi Pendampingan berisi materi tentang pengetahuan dan pemahaman program Baznas dan konsep Program Balai Ternak.

Acara tersebut dihadiri  anggota Baznas, Ir. Nana Mintarti, MP, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Ir. Sugiono, MP, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Dr Irfan Syauqi Beik PhD, Kepala Lembaga Program Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) Baznas, drh. Ajat Sudarjat, Pendamping Program Balai Ternak BAZNAS, Indra Sofwatama, S.Pt dan Gagan Setiawan, S.Pt.

Nana mengatakan, pemberdayaan peternak adalah konsep yang fundamental dan bisa mendorong berjalannya program dengan baik, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi mustahik.

“Buku ini diharapkan dapat menjadi pegangan menjalankan program, sehingga aspek kelembagaan peternak, basis perubahaan sosial, kontribusi secara nasional, dan semua peternak dapat akses yang sama baik keilmuan, sosial, dan kelembagaan dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Ajat menambahkan, Balai Ternak Baznas menerapkan konsep peternakan dan pemberdayaan.

“Kami menjalankan konsep pembiakan untuk peningkatan populasi dan menjaga stabilitas suplai ternak nasional dalam bentuk sentra produksi ternak dan peningkatan pendapatan peternak, sedangkan konsep pemberdayaan, melalui dana zakat meliputi kegiatan pendampingan dengan model pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ajat berharap, Panduan Program Balai Ternak Baznas dan Materi Pendampingan ini dapat mewujudkan pencapaian tujuan kemandirian peternak mustahik dari tiga aspek, yaitu aspek ekonomi, kelembagaan dan mental spiritual.

Kumpulan Materi Pendampingan Program Balai Ternak Baznas terdiri dari 12 bab, mulai dari membangun kemandirian secara lembaga melalui materi pada bab kelompok, keuangan, administrasi, koperasi, dan mengenai Lembaga Baznas.

Selain itu juga berisi tentang membangun kemandirian secara ekonomi melalui materi peternakan, seperti manajemen kesehatan, manajemen reproduksi, pakan, dan pengolahan hasil peternakan.

Ada pula bab tentang membangun karakter dan peningkatan ibadah melalui materi mental spiritual, Agama Islam, dan lingkungan.

Balai Ternak Baznas merupakan program pemberdayaan peternak mustahik yang diinisiasi Baznas dalam meningkatkan perekenomian mustahik. Program Balai Ternak yang dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) ini sudah memasuki tahun kedua.

Selain menjadi fase awal tahapan pertumbuhan, pengembangan usaha dan persiapan pemandirian juga memasuki tahapan awal replikasi program di Baznas Provinsi dan Baznas kabupaten atau kota. Balai Ternak Baznas, saat ini tersebar di 11 kabupaten atau kota, dengan total penerima manfaat sebanyak 456 peternak mustahik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Pandemi, Kementan Optimis Sistem Pangan akan Lebih Baik

Di Tengah Pandemi, Kementan Optimis Sistem Pangan akan Lebih Baik

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:40 WIB

Pertumbuhan Korporasi Petani Jadi Salah Satu Program Prioritas Pemerintah

Pertumbuhan Korporasi Petani Jadi Salah Satu Program Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 11:17 WIB

Sumber Daya Alam Melimpah, Sektor Pertanian Bisa Jadi Andalan Indonesia

Sumber Daya Alam Melimpah, Sektor Pertanian Bisa Jadi Andalan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 11:04 WIB

Kementan Targetkan Pendistribusian Kartu Tani di DIY Capai 100 Persen

Kementan Targetkan Pendistribusian Kartu Tani di DIY Capai 100 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:39 WIB

September 2020, Ekspor Produk Pertanian Meningkat 20,84 Persen

September 2020, Ekspor Produk Pertanian Meningkat 20,84 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2020 | 15:42 WIB

Cita-cita Kementan, Tingkatkan Produksi Pertanian dan Berdaulat Pangan

Cita-cita Kementan, Tingkatkan Produksi Pertanian dan Berdaulat Pangan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB