Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Utang Indonesia Terus Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Oktober 2020 | 12:23 WIB
Utang Indonesia Terus Membengkak, Sri Mulyani Tetap Santai
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap santai melihat rasio utang Indonesia yang terus membengkak, bahkan salah satu media dalam pertemuan tahunan IMF-World Bank pun menobatkan Indonesia sebagai peminjam utang terbaik.

Sikap santai Sri Mulyani ditunjukan karena dirinya membandingkan rasio utang yang dimiliki Indonesia dengan negara lain, menurutnya bahwa rasio utang RI masih dalam kadar yang aman.

"Rasio utang kita itu 38,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) karena defisit 6,3 persen," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita secara virtual, Senin (19/10/2020).

Dirinya menekankan rasio utang Indonesia masih lebih rendah dibandingkan Jepang, Jerman, China hingga Thailand yang kenaikannya sudah mencapai 100 persen terhadap PDB.

"Jepang rasio utangnya tembus 266,2 persen dari PDB. Jerman saja utangnya sudah tembus 73 persen dari PDB lalu Tiongkok utangnya mencapai 61,7 persen dan Thailand utangnya mencapai 50,4 persen," katanya.

Dia menekankan tingkat utang Indonesia masih tetap terjaga dan rendah. Hal ini seiring adanya pemulihan ekonomi yang sudah terlihat nantinya pada akhir tahun 2020.

"Utang masih tetap terjaga dengan penambahan utang yang masih minimal," katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, bahwa tren kenaikan utang secara global ini terjadi karena banyak negara memperlebar defisit anggaran mereka.

Pelebaran bahkan terjadi secara besar di negara yang selama ini menerapkan defisit secara hati-hati.

baca juga

Dari data Bank Dunia tersebut sepanjang tahun lalu atau 2019, utang luar negeri Indonesia mencapai 402,08 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.910 triliun.

Angka ini naik 5,92 persen dari posisi 379,58 miliar dollar AS atau Rp 5.579 triliun (dengan asumsi kurs Rp 14.700 per dollar AS) pada 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lembaga Asing Puji UU Cipta Kerja, Sri Mulyani: Mereka Melihat Harapan

Lembaga Asing Puji UU Cipta Kerja, Sri Mulyani: Mereka Melihat Harapan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:58 WIB

Sri Mulyani Tolak Mentah-mentah Usulan Pajak 0 Persen Mobil Baru

Sri Mulyani Tolak Mentah-mentah Usulan Pajak 0 Persen Mobil Baru

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:27 WIB

Ekonomi Q3 Diprediksi Minus 1 Persen, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik

Ekonomi Q3 Diprediksi Minus 1 Persen, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:17 WIB

Terkini

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme

Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:31 WIB

5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda

5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:26 WIB

×