Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Kalah Untung dari Dolar, Harga Emas Redup Lagi

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 26 Oktober 2020 | 08:10 WIB
Kalah Untung dari Dolar, Harga Emas Redup Lagi
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Kilau emas dunia kian meredup karena kalah untung dengan mata uang dolar AS yang mulai memulihkan posisi pelemahannya pada akhir pekan lalu. Tetapi ketidakpastian menuju pilpres di USA pada 3 November membatasi koreksi harga emas.

Mengutip CNBC, Senin (26/10/2020) harga logam kuning di pasar spot turun 0,4 persen ke harga 1.896,84 dolar AS per ounce. Sementara harga emas di pasar futures Amerika Serikat (AS) turun 0,3 persen ke harga 1.898,40 dolar AS per ounce.

Pergerakan harga emas benar-benar mencerminkan nilai tukar dolar AS pada saat ini," kata kepala analis logam mulia BMO, Tai Wong.

Harga emas terus berada dalam koridor 1.890 dolar AS per ounce hingga 1.930 dolar AS per ounce.

“Harga emas masih tertahan di kisaran rendah karena menunggu kepastian stimulus fiskal.

"Optimisme stimulus memudar setelah Direktur Dewan Ekonomi Nasional Larry Kudlow mencatat bahwa negosiasi masih berada dalam taraf ketidaksepakatan,” kata analis senior OANDA, Edward Moya.

Emas telah naik sekitar 25 persen sepanjang tahun ini mengingat statusnya sebagai lindung nilai inflasi di tengah pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia.

"Nasib emas akan ditentukan pada Hari Pemilu, gelombang biru menandakan stimulus besar dan menyambut level harga 2.000 dolar AS sementara kemenangan Biden disertai Republikan mempertahankan Senat menunjukkan kenaikan yang lebih lambat," kata Moya.

Sementara logam lainnya perak turun 1,2 persen menjadi 24,46 dolar AS per ounce. Platinum naik 2 persen ke harga 902,44 dolar AS dan paladium turun 0,3 persen ke posisi 2.367.44 dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.007.000 per Gram

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.007.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 09:37 WIB

Harga Emas Dunia Anjlok 1 Persen di Tengah Menguatnya Dollar AS

Harga Emas Dunia Anjlok 1 Persen di Tengah Menguatnya Dollar AS

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 08:33 WIB

Turun Rp 1.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.011.000 per Gram

Turun Rp 1.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.011.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:34 WIB

Paket Bantuan Stimulus AS Temui Titik Terang, Harga Emas Dunia Naik

Paket Bantuan Stimulus AS Temui Titik Terang, Harga Emas Dunia Naik

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2020 | 08:19 WIB

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.012.000 per Gram

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.012.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:05 WIB

Harga Emas Dunia Makin Bersinar di Tengah Pelemahan Dollar AS

Harga Emas Dunia Makin Bersinar di Tengah Pelemahan Dollar AS

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:12 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.008.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.008.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

×