alexametrics

Ion Plasmacluster Sharp Mampu Kurangi Virus Corona 91.3% dalam 30 Detik!

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
Ion Plasmacluster Sharp Mampu Kurangi Virus Corona 91.3% dalam 30 Detik!
Ion Plasmacluster. (Dok : Sharp)

Sharp telah bekerja sama dengan tiga puluh lembaga penelitian independen di dunia.

Suara.com - Sejak akhir tahun lalu, dunia dikejutkan dengan merebaknya Novel Coronavirus (SARS-CoV-2), penyebab Covid-19. Setelah China, virus ini menyebar ke Eropa, Amerika, termasuk Asia.

Berdasarkan WorldoMeter, pada 26 Oktober 2020, kasus Covid-19 di dunia telah mencapai 43.346.266 dan telah menyebabkan 1.159.093 kematian di seluruh dunia. Di Indonesia, berdasarkan data dari covid19.go.id, Sabtu (24/10/2020), mencapai 385.980 kasus, yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Indonesia sendiri berhadapan dengan virus ini di akhir Februari 2020. Setelah itu, jumlah penderita Covid-19 naik secara signifikan, menyusul negara-negara lain di berbagai belahan dunia yang juga mengalami hal yang sama.

Beberapa waktu lalu, di sebuah acara di Jenewa, Swiss, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, Virus Corona SARS-CoV-2 mampu hidup di udara (airborne). Hal ini berarti, manusia bisa terinfeksi Covid-19 jika menghirup udara yang terpapar virus tersebut.

Baca Juga: Kegiatan Sosial Sharp di Tengah Pandemi Berbuah Manis

Menggarisbawahi kesimpulan WHO tersebut, Sharp mengumumkan temuan barunya melalui sebuah acara webinar, yang diadakan belum lama ini. PT Sharp Electronics Indonesia  menyatakan, untuk pertama kalinya di dunia, teknologi Plasmacluster yang dimilikinya telah lolos uji dalam upaya menurunkan risiko penularan Covid-19 melalui udara.

“Ini merupakan kontribusi yang dapat dilakukan oleh Sharp dalam membantu menjaga kesehatan konsumen setianya di seluruh dunia,” ujar Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka.

Inovasi Sharp ini merupakan bagian dari kerja sama dengan sejumlah pakar dan ahli, yaitu Profesor Jiro Yasuda dari Pusat Penelitian Nasional untuk Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular,  Institute of Tropical Medicine, Universitas Nagasaki, Profesor Asuka Nanbo (anggota Dewan Perkumpulan Virologi Jepang)  Universitas Nagasaki, dan Profesor Hironori Yoshiyama dari Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Shimane (yang juga anggota dewan institusi yang dihormati secara internasional dalam penelitian penyakit menular di Jepang).

Plasmacluster Kurangi 91.3 Persen Virus dalam 30 Detik

Untuk menguji kemampuannya melumpuhkan virus, Sharp telah beberapa kali melakukan serangkaian uji coba pada teknologi Plasmacluster. Dalam penelitian terbaru disimpulkan, ion Plasmacluster dapat menurunkan jumlah titer Virus SARS-CoV-2 penyebab COVID19 yang melayang di udara (airborne) hingga 91.3 persen hanya dalam 30 detik (pengetesan dilakukan di dalam ruang uji khusus).

Baca Juga: Diklaim Bunuh Covid-19, Sharp Beber Hasil Penelitian Teknologi Plasmacuster

Sejak tahun 2000, Sharp telah bekerja sama dengan tiga puluh  lembaga penelitian  independen di delapan negara dunia.

Komentar