Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Mensos dan Mendes PDTT Kolaborasi Salurkan Bantuan Sosial di Subang

Fabiola Febrinastri

Kamis, 05 November 2020 | 18:10 WIB
Mensos dan Mendes PDTT Kolaborasi Salurkan Bantuan Sosial di Subang
Mensos, Juliari Batubara dan Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berkolaborasi dalam menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat terdampak Covid-19. Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar hadir di Kantor Desa Mayeti, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Hari ini disalurkan BST untuk masyarakat terdampak Covid-19. Sasaran BST kali ini adalah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BLT DD (Dana Desa), yang belum terjangkau bantuan sosial, karena anggarannya yang terbatas, sementara jangkauannya luas. Ini bentuk sinergi dan kolaborasi, " kata Juliari, Jabar, Kamis (5/11/2020).

Adapun jumlah penerima BST dari Kemensos yang tidak terjangkau bansos BLT DD secara total 57.175 KPM, sementara di Kabupaten Subang telah terdaftar 50 KPM.

Juliari menyampaikan, data penerima bantuan merupakan usulan dari Kemendes PDTT melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendes PDTT. Data ini kemudian disisir oleh Pusdatinkesos.

Dari hasil penyisiran diperoleh adanya 57.175 KPM, yang tersebar di 67 kabupaten/kota di 11 provinsi.

"Bansos sudah mulai disalurkan kepada KPM sejak Oktober lalu selama tiga bulan, yakni sampai Desember 2020. Setiap KPM menerima Rp 300 ribu/bulan," tambahnya.

Di seluruh Jabar terdapat 5.184 KPM BST dari BLT DD, dengan total bantuan senilai Rp 1.555.200.000.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Halim menjelaskan, BLT DD yang semula merupakan program Kemendes PDTT, akhirnya diakomodasi sebagai program bansos Kemensos, yakni BST.

Dalam rangka penanganan Covid-19, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, kementeriannya melakukan realokasi anggaran dan menyelenggarakan program bansos.

baca juga

Untuk masyarakat desa yang terdampak Covid-19, Kemendes PDTT menyelenggarakan Program BLT DD. Namun dalam perjalanannya, anggaran Kemendes PDTT tidak bisa menjangkau seluruh sasaran.

"Saya melaporkan kepada presiden, anggarannya habis. Keputusannya, BLT DD diambil alih oleh Kemensos menjadi BST, " katanya.

Abdul Halim menyatakan hal ini sebagai bentuk komitmen tinggi dan kecintaan presiden kepada rakyatnya, agar bansos tetap berkesinambungan.

Terkait akomodasi program Kemendes PDTT, Juliari menyatakan hal ini sebagai sinergi dan perpaduan sangat bagus.

"Yang utama adalah memikirkan nasib rakyat terdampak pandemi. Ini sejalan dengan arahan bapak presiden," katanya.

Dalam kesempatan itu, Juliari dan Abdul Halim juga menyaksikan penyaluran BST yang selama ini menjadi program rutin Kemensos dalam penanganan Covid-19 untuk masyarakat di Subang.

Program BST Kemensos di Jabar dialokasikan kepada 182.714 KPM, dengan nilai bantuan sebesar Rp 657.774.000.000, alokasi kuota BST sebanyak 1.070.708 KPM dengan nilai total Rp 3.854.728.000.000

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kesembuhan di 13 Provinsi Prioritas Meningkat, Kecuali Papua

Angka Kesembuhan di 13 Provinsi Prioritas Meningkat, Kecuali Papua

News | Kamis, 05 November 2020 | 18:00 WIB

Usai Swab Massal, 13 Napi Lapas Teluk Kuantan Dinyatakan Positif Covid-19

Usai Swab Massal, 13 Napi Lapas Teluk Kuantan Dinyatakan Positif Covid-19

Riau | Kamis, 05 November 2020 | 17:35 WIB

CDC Sebut Ini adalah Waktu untuk Menguji OTG Virus Corona Covid-19

CDC Sebut Ini adalah Waktu untuk Menguji OTG Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 05 November 2020 | 17:38 WIB

Kepala Dinas Positif Covid-19, Kantor Disporapar Kota Malang Lockdown

Kepala Dinas Positif Covid-19, Kantor Disporapar Kota Malang Lockdown

Jatim | Kamis, 05 November 2020 | 17:18 WIB

Izin Umroh Dibuka Lagi, Pemerintah Klaim Indonesia Bisa Adaptasi Covid-19

Izin Umroh Dibuka Lagi, Pemerintah Klaim Indonesia Bisa Adaptasi Covid-19

News | Kamis, 05 November 2020 | 17:07 WIB

Mau ke Rumah Ibadah selama Pandemi? Yuk Patuhi 11 Protokol Kesehatan Ini

Mau ke Rumah Ibadah selama Pandemi? Yuk Patuhi 11 Protokol Kesehatan Ini

Health | Kamis, 05 November 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:11 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB