Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemulihan Ekonomi Bisa Dicapai dengan Kepemimpinan yang Efektif

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 19 November 2020 | 16:10 WIB
Pemulihan Ekonomi Bisa Dicapai dengan Kepemimpinan yang Efektif
Ilustrasi Pemulihan Ekonomi Nasional (shutterstock)

Suara.com - Usai dihantam pandemi Covid-19, kondisi perekonomian secara global diperkirakan kembali bangkit dari kejatuhannya atau rebound di 2021. Perkiraan itu sejalan dengan proyeksi yang dikemukakan oleh Asian Development Bank (ADB), International Monetery Fund (IMF), Federal Reserve, dan Bloomberg.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pun menyatakan proyeksi serupa untuk ekonomi Indonesia di 2021. Diharapkan sejumlah katalis positif bisa berdatangan guna mendukung pemulihan ekonomi.

Namun, pertanyaannya adalah seberapa besar realisasi proyeksi pemulihan ekonomi dari sejumlah lembaga terebut termasuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Jawaban dari pertanyaan itu salah satunya ditentukan sejauh mana setiap pemimpin mampu menunjukkan kepemimpinan yang efektif dalam menghasilkan kebijakan tepat untuk mengembalikan perekonomian.

Chairman IDLC Atok R Aryanto mengatakan, kondisi itu yang mendorong untuk menghadirkan solusi kepemimpinan yang dapat mengungkit keberhasilan para pemimpin guna mewujudkan rebound pertumbuhan ekonomi Indonesia usai terhantam pandemi covid-19 di 2021.

Dan hal inilah yang mendorong Kubik Leadership untuk menghadirkan solusi kepemimpinan yang dapat mengungkit keberhasilan para pemimpin untuk mewujudkan rebound di tahun 2021, melalui sebuah event bertajuk Indonesia Leadership Conference 2020: “How Leaders Embrace The Rebound Era”.

"Juga akan membantu mengembangkan para pemimpin UKM dan pemimpin talenta masyarakat di Indonesia," kata Atok, dalam keterangannya, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis perekonomian nasional pada kuartal IV-2020 tumbuh positif hingga 0,6 persen.

Hal ini lantaran sejumlah faktor pendorong ekonomi mulai mengalami tren perbaikan setelah anjlok cukup dalam akibat meluasnya dampak pandemi covid-19 pada kuartal satu dan dua pada 2020.

"Kita lihat bahwa pertumbuhan kita masuk dalam tren positif dari minus 5,32 persen menjadi minus 3,49 persen. Kita berharap bahwa di kuartal keempat nanti bisa antara minus 1,6 persen sampai dengan positif 0,6 persen," ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan perbaikan ekonomi mulai tercermin pada kuartal III-2020. Pengungkitnya berasal dari konsumsi pemerintah yang tumbuh sebanyak 9,76 persen.

Dalam hal ini, pemerintah berharap sektor swasta dalam bentuk investasi bisa mengikuti jejak konsumsi pemerintah yang bisa tumbuh positif di kuartal IV-2020.

Jika investasi meningkat, Airlangga yakin pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat akan lebih baik dari dua kuartal sebelumnya.

"Namun kalau kita lihat juga pertumbuhan kita kuartal to kuartal itu 5,05 persen. Sehingga tentu kalau ini bisa dipertahankan, maka di Desember itu akan positif," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Paparkan Sektor Industri yang Kebal Dihajar Corona

Kemenperin Paparkan Sektor Industri yang Kebal Dihajar Corona

Bisnis | Kamis, 19 November 2020 | 15:23 WIB

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Pulih dari Pandemi

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Pulih dari Pandemi

Bisnis | Kamis, 19 November 2020 | 15:06 WIB

Mengobati Pasien Corona Habiskan Rp 184 Juta, KPCPEN : Lebih Baik Mencegah

Mengobati Pasien Corona Habiskan Rp 184 Juta, KPCPEN : Lebih Baik Mencegah

Bisnis | Kamis, 19 November 2020 | 13:38 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB