Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Gubernur BI Yakin RI Bisa Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 11:23 WIB
Gubernur BI Yakin RI Bisa Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat konferensi pers melalui streaming di Jakarta. (Dok. Bank Indonesia)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah. Hal ini ditunjukkan, dari peringkat indikator-indikator ekonomi syariah.

Ketua Umum Kafegama ini mengungkapkan, berdasarkan State of Global Islamic Economy Report terbaru 2020/2021 Indonesia jadi 10 besar pemain di ekonomi syariah yang mana menduduki posisi keempat.

Selain itu, dalam industri makanan halal Indonesia juga menduduki posisi keempat.

"Fashion muslim nomor 3 setelah UAE dan Turki. Kita harus kejar banyak di farmakosmetik yang peringkat 6, halal tourism peringkat 6, islamic finance nomor 6," ujar Perry dalam Webinar, Senin (30/11/2020).

Menurut Perry, ekonomi syariah jadi perhatian semua negara. Bahkan, negara yang penduduknya rata-rata non muslim pun mengambil cuan dari ekonomi syariah.

Salah satunya, yaitu China yang kini menjadi negara terbesar dalam eskpor pakaian muslim.

"Ini bukan masalah agama, tapi sudah suatu tren global. Bahkan negara yang minority mengembangkan itu. Seperti China jadi ekspor baju muslim terbesar, Korea Selatan produsen kosmetika halal terbesar dan industri destinasi utama wisata halal, Jepang industri halal dan pariwisata halal, tetangga kita Thailand mempunyai visi jadi dapur halal dunia," ucap dia.

Dalam hal ini, Perry menyatakan, pemerintah bersama lembaga lainnya seperti BI juga telah berusaha untuk mengembangkan ekonomi syariah di dalam negeri.

Misalnya, pihaknya bersama pemerintah membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang akan memantau perkembangan ekonomi syariah dalam negeri.

"Itu sebagai langkah kita sinergikan dan berkoordinasi dengan masing-masing lembaga, termasuk OJK, BI, perbankan untuk bersama majukan ekonomi keuangan syariah. Jadi sekali lagi, ini pendekatan model bisnis ekonomi yang memang terus perlu kita kembangkan. Pemerintah dan kita semua ingin bagaimana Indonesia jadi player di dunia," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi, Pemda Didorong Lebih Giat Cari Investor

Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi, Pemda Didorong Lebih Giat Cari Investor

Riau | Selasa, 17 November 2020 | 08:14 WIB

Ekonomi Terperosok, Maruf Bidik Pemuda Jalankan Konsep Ekonomi Syariah

Ekonomi Terperosok, Maruf Bidik Pemuda Jalankan Konsep Ekonomi Syariah

News | Kamis, 05 November 2020 | 13:04 WIB

Kontraksi Ekonomi Makin Dalam, Wapres: Ekonomi Syariah Bisa Berperan Besar

Kontraksi Ekonomi Makin Dalam, Wapres: Ekonomi Syariah Bisa Berperan Besar

News | Kamis, 05 November 2020 | 12:07 WIB

Terkini

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB