Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Untuk Penambahan Penerima Bansos Tahun Depan, Kemensos Minta Dukungan BPS

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 02 Desember 2020 | 16:26 WIB
Untuk Penambahan Penerima Bansos Tahun Depan, Kemensos Minta Dukungan BPS
Kepala BPS, Suhariyanto dan Mensos, Juliari Batubara. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Tahun depan, Kementerian Sosial (Kemensos) akan meningkatkan cakupan data penerima bantuan sosial di Data Terpadu Kesejahteraan Soaial (DTKS), dari 40 persen menjadi 60 persen penduduk Indonesia, dengan tingkat kesejahteraan sosial terendah. Untuk keperluan tersebut, Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara berharap dukungan penuh dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kerja sama dan dukungan BPS penting untuk mewujudkan DTKS yang reliabel, mutakhir, dan valid. Apalagi ketika cakupan penerima bantuan sosial ditingkatkan dari 40 persen menjadi 60 persen untuk tahun depan,” katanya, di Jakarta Rabu (2/12/2020).

Pernyataan Juliari terkait dengan pertemuannya dengan Kepala BPS, Suhariyanto di Kantor BPS Jakarta, sehari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, disinggung kesiapan kedua belah pihak dalam mempersiapkan implementasi perjanjian kerja sama kedua instansi dalam pemutakhiran DTKS.

Juliari menyatakan, ruang lingkup PKS meliputi tugas BPS membuat model pemeringkatan, merancang kuesioner dan melakukan uji coba verifikasi serta validasi.

“Kemudian menyusun pedoman pelaksanaan pemutakhiran DTKS, workshop, bimbingan dan pemantapan verifikasi dan validasi, dan jaminan kualitas ( quality assurance ),” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, BPS menyatakan dukungan penuh dalam persiapan pemutakhiran DTKS 2021. Pasca penandatanganan PKS, BPS segera menyiapkan langkah-langkah strategis persiapan lapangan.

BPS juga akan mendukung memfasilitasi pelatihan instruktur dan SDM pelaksana lapangan yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal tahun 2021.

“BPS, saat ini tengah menyiapkan bahan pelatihan tersebut, yang pesertanya terdiri dari 15 orang master instruktur utama, 80 orang instruktur nasional, 1.640 instruktur daerah, 83.390 orang enumerator, 16.687 pengawas, dan 8.732 koordinator kecamatan,” kata Mensos.

Ia kembali menekankan, perluasan cakupan data ini diharapkan dapat mendukung transformasi perlindungan sosial dan percepatan penanggulangan kemiskinan.

Dalam waktu dekat, direncanakan akan dilakukan sosialisasi pemutakhiran DTKS kepada kementerian/lembaga lain dan pemerintah daerah untuk meminta dukungan pelaksanaan pemutakhiran DTKS 2021.

PKS pemutakhiran DTKS sudah ditandatangi kedua belah pihak, pada 11 November 2020, oleh Sekretaris Jenderal, Hartono Laras dan Sestama BPS, Margo Yuwono di Kantor BPS.

Sekjen menyatakan, untuk keperluan tersebut, BPS akan mempersiapkan lebih dari 100.000 petugas.

“Perlu bimbingan dari BPS untuk pemutakhiran data judul bisa," kata Hartono, ketika itu.

Kemensos telah mengantisipasi hal ini dengan menyusun program yang terencana, terarah dan sistematis.

“PKS ini bertujuan untuk mewujudkan DTKS yang reliabel, mutakhir dan valid sesuai perluasan cakupan data untuk mendukung transformasi perlindungan sosial dan percepatan penanggulangan kemiskinan," tambah Hartono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Sebut Produktivitas Pekerja Paruh Waktu Menurun

BPS Sebut Produktivitas Pekerja Paruh Waktu Menurun

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:33 WIB

Dapat Penghargaan Lagi, Mensos Diapresiasi sebagai Sosok Inspiratif

Dapat Penghargaan Lagi, Mensos Diapresiasi sebagai Sosok Inspiratif

News | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:01 WIB

Kemensos : Semangat Baja Penerima Manfaat ODHIV Mampu Ukir Karya

Kemensos : Semangat Baja Penerima Manfaat ODHIV Mampu Ukir Karya

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:37 WIB

Pemda harus Mampu Sediakan Ruang Inklusi bagi Penyandang Disabilitas

Pemda harus Mampu Sediakan Ruang Inklusi bagi Penyandang Disabilitas

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:18 WIB

Pemkab Mabar Apresiasi Bantuan Kemensos untuk Rehabilitasi Disabilitas

Pemkab Mabar Apresiasi Bantuan Kemensos untuk Rehabilitasi Disabilitas

News | Minggu, 29 November 2020 | 05:57 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Merapi

Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Merapi

News | Jum'at, 27 November 2020 | 19:23 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB