Rekonseptualisasi Kawasan Satelit Penyedia Tempat Tinggal Harga Terjangkau

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:00 WIB
Rekonseptualisasi Kawasan Satelit Penyedia Tempat Tinggal Harga Terjangkau
Ilustrasi rumah tinggal di ibu kota. (Dok : Lamudi)

Suara.com - Ada beragam faktor yang melatar belakangi property seeker yang beraktivitas di ibu kota dalam memilih propertinya. Meskipun variabel faktor tersebut semakin banyak, setiap pencari properti pasti akan memperlakukan harga sebagai faktor yang paling utama saat mencari atau memilihnya.

Besar atau kecilnya harga pun juga dibandingkan dengan kestrategisan lokasinya. Jika lokasinya tidak sepadan atau tidak sesuai dengan keinginan mereka, otomatis hunian tersebut tidak akan dipilih oleh mereka.

Berkaitan dengan hal tersebut, sudah menjadi hal wajar jika para pencari properti berorientasi kepada wilayah-wilayah yang maju atau dalam fase pengembangan.

Problematika datang, khususnya kepada mereka yang banyak beraktivitas di ibu kota dan berkeinginan tinggal di sana. Ibarat pepatah, seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami, sangat kecil sekali kemungkinan mereka untuk menemukan rumah murah di Jakarta.

Apalagi setiap tahunnya, baik harga tanah dan bangunan di Jakarta meningkat sangat tinggi.

Melihat masalah tersebut, solusinya adalah dengan memilih kawasan penyanggah atau satelit sebagai area tempat tinggal. Praktik pencarian properti pada kawasan satelit ini bukan tergolong baru, melainkan telah

Meskipun orientasi pencarian tempat tinggal ke kawasan ini adalah sebuah solusi, tidak sedikit hunian yang dikembangkan tidak mengakomodasi pencarian dalam sisi harga. Faktanya, harga yang ditawarkan juga cenderung lebih mahal melihat tingginya permintaan.

Terhubung Akses Transportasi
Menanggapi permasalahan tersebut, Novriyadi, Head of Property Research Lamudi.co.id, menyebutkan sudah saatnya masyarakat mengubah pola pikir mereka terkait kawasan satelit penyedia tempat tinggal.

Meskipun sering disebut kawasan perbatasan, ada banyak terminologi definisi dari kawasan penyanggah atau lebih dikenal dengan kawasan satelit. Misalnya saja kawasan yang didefinisikan memiliki akses langsung ke kawasan Ibukota via infrastruktur transportasi.

baca juga

Novri mengungkapkan, meskipun tidak berbatasan langsung (kawasan perbatasan), ada beberapa kawasan dengan akses infrastruktur transportasi langsung ke kawasan ibu kota yang memiliki pengembangan sangat baik, baik dari tata kota maupun sektor penyediaan hunian murah. Ia mengungkapkan bahkan beberapa kawasan tersebut kini menyandang label sunrise property.

Ia mengambil contoh salah satu kawasan di Kabupaten Bogor, bernama Parung Panjang. Semenjak terhubungnya aksesibilitas dengan moda commuter line via stasiun Parung Panjang serta menjadi kawasan pengembangan hunian bersubsidi pemerintah, berbagai developer swasta pun turut hadir meramaikan penyediaan properti harga murah.

Sebut saja Greenwoods Group, yang mengembangkan perumahan Citaville Parung Panjang dengan harga 200 juta.

Tidak hanya perumahan Citaville Parung Panjang dan perumahan sejenis untuk masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, sejumlah developer properti swasta turut mengembangkan perumahan untuk kategori pendapatan menengah.

"Selain Parung Panjang, masih ada lagi kawasan satelit yang dilabelkan menjadi sunrise property dengan penyediaan hunian murah. Beberapa ada di kawasan Kabupaten Tangerang serta Kabupaten Bekasi," imbuh Novri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore! Tahun Depan, Gaji Guru Honorer di Daerah Calon Ibu Kota Negara Naik

Hore! Tahun Depan, Gaji Guru Honorer di Daerah Calon Ibu Kota Negara Naik

Kaltim | Senin, 30 November 2020 | 12:01 WIB

Selama 2020, Kasus HIV/AIDS di Calon Ibu Kota Negara Bertambah

Selama 2020, Kasus HIV/AIDS di Calon Ibu Kota Negara Bertambah

Kaltim | Jum'at, 27 November 2020 | 19:56 WIB

Hujan Lebat, Empat Pemukiman dan Tiga Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran

Hujan Lebat, Empat Pemukiman dan Tiga Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran

News | Rabu, 25 November 2020 | 17:14 WIB

Kegiatan Keagamaan di Ibu Kota, Lahirkan 25 Klaster Corona

Kegiatan Keagamaan di Ibu Kota, Lahirkan 25 Klaster Corona

Jakarta | Rabu, 25 November 2020 | 15:50 WIB

Petugas Bersihkan Baliho Tak Berizin di Ibu Kota, Termasuk Baliho Rizieq

Petugas Bersihkan Baliho Tak Berizin di Ibu Kota, Termasuk Baliho Rizieq

News | Jum'at, 20 November 2020 | 13:30 WIB

Bertahun-tahun Mangkrak, Jalan Trans Kalimantan di Sepaku Bakal Diperbaiki

Bertahun-tahun Mangkrak, Jalan Trans Kalimantan di Sepaku Bakal Diperbaiki

Kaltim | Jum'at, 20 November 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:00 WIB

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:55 WIB

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 11:54 WIB

4 Cara Membersihkan Pantat Panci yang Hitam Tebal dan Berkerak, Mudah dengan Bahan Rumahan

4 Cara Membersihkan Pantat Panci yang Hitam Tebal dan Berkerak, Mudah dengan Bahan Rumahan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:46 WIB

Tak Sekadar Sertifikat, Brand Kuliner Asal Garut Jadikan Halal Integrity Fondasi Utama

Tak Sekadar Sertifikat, Brand Kuliner Asal Garut Jadikan Halal Integrity Fondasi Utama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:44 WIB

Bongkar Kebocoran APBN Rp480 T! Prabowo: Padahal Bisa Hemat Buat MBG!

Bongkar Kebocoran APBN Rp480 T! Prabowo: Padahal Bisa Hemat Buat MBG!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 11:34 WIB

Kenakan Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo

Kenakan Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:31 WIB

×