Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Rekonseptualisasi Kawasan Satelit Penyedia Tempat Tinggal Harga Terjangkau

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:00 WIB
Rekonseptualisasi Kawasan Satelit Penyedia Tempat Tinggal Harga Terjangkau
Ilustrasi rumah tinggal di ibu kota. (Dok : Lamudi)

Suara.com - Ada beragam faktor yang melatar belakangi property seeker yang beraktivitas di ibu kota dalam memilih propertinya. Meskipun variabel faktor tersebut semakin banyak, setiap pencari properti pasti akan memperlakukan harga sebagai faktor yang paling utama saat mencari atau memilihnya.

Besar atau kecilnya harga pun juga dibandingkan dengan kestrategisan lokasinya. Jika lokasinya tidak sepadan atau tidak sesuai dengan keinginan mereka, otomatis hunian tersebut tidak akan dipilih oleh mereka.

Berkaitan dengan hal tersebut, sudah menjadi hal wajar jika para pencari properti berorientasi kepada wilayah-wilayah yang maju atau dalam fase pengembangan.

Problematika datang, khususnya kepada mereka yang banyak beraktivitas di ibu kota dan berkeinginan tinggal di sana. Ibarat pepatah, seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami, sangat kecil sekali kemungkinan mereka untuk menemukan rumah murah di Jakarta.

Apalagi setiap tahunnya, baik harga tanah dan bangunan di Jakarta meningkat sangat tinggi.

Melihat masalah tersebut, solusinya adalah dengan memilih kawasan penyanggah atau satelit sebagai area tempat tinggal. Praktik pencarian properti pada kawasan satelit ini bukan tergolong baru, melainkan telah

Meskipun orientasi pencarian tempat tinggal ke kawasan ini adalah sebuah solusi, tidak sedikit hunian yang dikembangkan tidak mengakomodasi pencarian dalam sisi harga. Faktanya, harga yang ditawarkan juga cenderung lebih mahal melihat tingginya permintaan.

Terhubung Akses Transportasi
Menanggapi permasalahan tersebut, Novriyadi, Head of Property Research Lamudi.co.id, menyebutkan sudah saatnya masyarakat mengubah pola pikir mereka terkait kawasan satelit penyedia tempat tinggal.

Meskipun sering disebut kawasan perbatasan, ada banyak terminologi definisi dari kawasan penyanggah atau lebih dikenal dengan kawasan satelit. Misalnya saja kawasan yang didefinisikan memiliki akses langsung ke kawasan Ibukota via infrastruktur transportasi.

Novri mengungkapkan, meskipun tidak berbatasan langsung (kawasan perbatasan), ada beberapa kawasan dengan akses infrastruktur transportasi langsung ke kawasan ibu kota yang memiliki pengembangan sangat baik, baik dari tata kota maupun sektor penyediaan hunian murah. Ia mengungkapkan bahkan beberapa kawasan tersebut kini menyandang label sunrise property.

Ia mengambil contoh salah satu kawasan di Kabupaten Bogor, bernama Parung Panjang. Semenjak terhubungnya aksesibilitas dengan moda commuter line via stasiun Parung Panjang serta menjadi kawasan pengembangan hunian bersubsidi pemerintah, berbagai developer swasta pun turut hadir meramaikan penyediaan properti harga murah.

Sebut saja Greenwoods Group, yang mengembangkan perumahan Citaville Parung Panjang dengan harga 200 juta.

Tidak hanya perumahan Citaville Parung Panjang dan perumahan sejenis untuk masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, sejumlah developer properti swasta turut mengembangkan perumahan untuk kategori pendapatan menengah.

"Selain Parung Panjang, masih ada lagi kawasan satelit yang dilabelkan menjadi sunrise property dengan penyediaan hunian murah. Beberapa ada di kawasan Kabupaten Tangerang serta Kabupaten Bekasi," imbuh Novri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore! Tahun Depan, Gaji Guru Honorer di Daerah Calon Ibu Kota Negara Naik

Hore! Tahun Depan, Gaji Guru Honorer di Daerah Calon Ibu Kota Negara Naik

Kaltim | Senin, 30 November 2020 | 12:01 WIB

Selama 2020, Kasus HIV/AIDS di Calon Ibu Kota Negara Bertambah

Selama 2020, Kasus HIV/AIDS di Calon Ibu Kota Negara Bertambah

Kaltim | Jum'at, 27 November 2020 | 19:56 WIB

Hujan Lebat, Empat Pemukiman dan Tiga Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran

Hujan Lebat, Empat Pemukiman dan Tiga Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran

News | Rabu, 25 November 2020 | 17:14 WIB

Kegiatan Keagamaan di Ibu Kota, Lahirkan 25 Klaster Corona

Kegiatan Keagamaan di Ibu Kota, Lahirkan 25 Klaster Corona

Jakarta | Rabu, 25 November 2020 | 15:50 WIB

Petugas Bersihkan Baliho Tak Berizin di Ibu Kota, Termasuk Baliho Rizieq

Petugas Bersihkan Baliho Tak Berizin di Ibu Kota, Termasuk Baliho Rizieq

News | Jum'at, 20 November 2020 | 13:30 WIB

Bertahun-tahun Mangkrak, Jalan Trans Kalimantan di Sepaku Bakal Diperbaiki

Bertahun-tahun Mangkrak, Jalan Trans Kalimantan di Sepaku Bakal Diperbaiki

Kaltim | Jum'at, 20 November 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB