Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Harga Emas Dunia Jatuh Diterpa Aksi Profit Taking

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 Desember 2020 | 08:40 WIB
Harga Emas Dunia Jatuh Diterpa Aksi Profit Taking
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia jatuh pada perdagangan akhir pekan lalu setelah para investor melakukan aksi profit taking usai harga emas naik tajam pada sesi sebelumnya pasca rally di pasar saham.

Namun spekulasi stimulus fiskal di AS mendukung daya tarik emas sebagai alat lindung nilai inflasi. Emas bertahan di jalur kenaikan mingguan pertama dalam 4 pekan terakhir.

Mengutip CNBC, Senin (7/12/2020) harga emas di pasar spot turun 0,3 persen pada posisi 1.834.92 dollar AS per ounce, di jalur untuk kenaikan mingguan sekitar 2,6 persen.

Sedangkan emas berjangka AS turun 0,1 persen pada harga 1.840 dollar AS.

"Setelah pemantulan empat hari yang luar biasa, emas mengalami aksi ambil untung menuju level teknikal kunci di 1.850 dollar AS dianggap sebagai rintangan yang signifikan karena sangat tangguh selama dua bulan terakhir," kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif di BMO.

"Reaksi emas terhadap laporan payrolls AS yang sangat lemah, terjadi aksi jual alih-alih mencetak reli - menunjukkan para pemburu barang murah mungkin puas untuk saat ini," kata dia menambahkan.

Data pada hari Jumat menunjukkan data lapangan kerja periode bulan Nopember lebih rendah dari perkiraan. Bahkan data tersebut paling rendah dalam enam bulan terakhir, memperkuat ekspektasi lebih banyak stimulus fiskal yang mengangkat indeks S&P 500 ke rekor puncak.

Sementara itu, dollar menuju pekan terburuknya sejak awal November, membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Pelemahan dollar AS kemungkinan akan berlangsung setidaknya enam bulan lagi karena investor terus beralih ke aset berisiko dan pengembalian yang lebih tinggi, demikian menurut jajak pendapat Reuters terhadap analis pasar uang.

baca juga

Harga logam berharga lainnya, Platinum naik 2,6 persen menjadi 1.056,03 dolar AS per ons, dan berada di jalur mingguan terbaiknya sejak akhir Maret. Harga Perak stabil di posisi 24,06 dolar AS per ounce. Sementara paladium naik 2 persen menjadi 2,347,57 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Ini Daftarnya

Kabar Baik! Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Ini Daftarnya

Jawa Tengah | Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:33 WIB

Asyik, Harga Emas Antam 4 Desember 2020 Naik

Asyik, Harga Emas Antam 4 Desember 2020 Naik

Sulsel | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:52 WIB

Harga Jual Naik: Daftar Lengkap Harga Emas Antam 4 Desember 2020 Di Sini

Harga Jual Naik: Daftar Lengkap Harga Emas Antam 4 Desember 2020 Di Sini

Jakarta | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:48 WIB

Terkini

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

×