Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Kota Jadi Ancaman ke Industri Konstruksi

Iwan Supriyatna

Rabu, 09 Desember 2020 | 13:24 WIB
Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Kota Jadi Ancaman ke Industri Konstruksi
Konstruksi Baja Ringan.

Suara.com - Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup berat bagi seluruh lapisan masyarakat di tanah air. Kondisi serupa juga dialami para pelaku usaha yang bergerak di sektor konstruksi, khususnya di industri baja ringan.

Seperti diketahui, di awal tahun, sebelum berakhirnya gempuran baja ringan impor yang massif, pandemi Covid-19 merebak. China sebagai salah satu produsen terbesar baja dunia yang menjadi sumber penyebaran virus corona, menghentikan aktivitas industrinya. Namun kondisi ini juga sulit dimanfaatkan para pelaku usaha baja dalam negeri.

Supplay dan demand dalam negeri saat pandemi terganggu akibat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Proyek-proyek infrastruktur sebagian besar terhenti. Pabrik banyak yang berhenti beroperasi. Dampaknya perekonomian terpuruk.

Sekjen Asosiasi Roll Forming Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma mengakui, tantangan di tahun 2020 memang sangat berat. Bahkan menurutnya, dampak perekonomian di tahun ini lebih berat dari dampak krisis ekonomi tahun 1998 silam.

“Tantangan di tahun 2020 ini sangat berat. Bahkan beberapa teman-teman (pengusaha-red) sendiri itu mengatakan bahwa tahun 2020 ini efek pandemi lebih parah dari 1998 (krisis ekonomi-red),” kata Nicolas ditulis Rabu (9/12/2020).

Sejak pertengahan tahun, pemerintah sendiri telah berupaya melakukan pemulihan ekonomi nasional.

Semua sektor industri yang mampu membangkitkan perekonomian didorong untuk kembali berproduksi.

Berbagai bantuan stimulan digelontorkan untuk menggerakkannya dengan harapan ekonomi bangsa bisa stabil kembali.

“Untuk itu pemerintahan Presiden Joko Widodo membentuk Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) dibawah komando Menko Perekonomian, bapak Airlangga Hartarto. Tim khusus ini bertugas untuk memulihkan perekonomian bangsa. Jadi semua sektor industri itu dibangkitkan kembali untuk mendorong roda perekonomian,” terang Nicolas.

baca juga

Para pelaku usaha sendiri tidak tinggal diam. Berbagai inovasi dilakukan untuk dapat meningkatkan utilitas produksi mereka. Namun demikian, Nicolas menjelaskan, hal yang paling penting di penghujung tahun 2020 ini dari kacamata Sekjen ARFI ini adalah adanya faktor-faktor Politik, Ekonomi, Sosial dan Teknologi (PEST).

Nico menjelaskan, faktor ini yang sangat krusial untuk dijaga bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Insiden-insiden yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya yang terjadi di Ibukota, yang bisa berdampak pada proses pemulihan ekonomi di tahun 2021 harus bisa dihindari.

Hal ini dinilai sangat penting guna membangun optimisme para pengusaha yang sangat mengharapkan adanya rebound di tahun 2021 mendatang.

“Khususnya stabilitas politik sangat Krusial dalam pertumbuhan Ekonomi. Di samping kita tetap optimis dalam bidang usaha, stabilitas negara pun wajib kita dukung penuh khususnya kepada aparat TNI POLRI yang menjaga stabilitas NKRI dari ancaman pihak manapun. Makanya ini saya bilang analisis PEST. Politik, Ekonomi, baru kita masuk ke Sosial. Ketika politik ini tidak stabil, ekonomi juga pasti akan tidak stabil. Nah efeknya kepada sosial ini. Jadi semua komponen analisis ini berkaitan. Baru kemudian kita lihat faktor teknologi jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang negatif,” tutur Nicolas.

Secara general, Nicolas menjelaskan, ARFI selaku asosiasi manufaktur mendukung penuh kepada Negara, khususnya TNI-Polri agar menjaga stabilitas kondisi NKRI yang lebih aman dan kondusif karena kondusifitas inilah yang akan membantu dalam upaya mendongkrak ekonomi bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pelaku Usaha Baja Ringan Bertahan di Masa Pandemi

Strategi Pelaku Usaha Baja Ringan Bertahan di Masa Pandemi

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 10:14 WIB

Arsitek Lebanon Bangun Sekolah dengan Teknik Konstruksi di Bulan

Arsitek Lebanon Bangun Sekolah dengan Teknik Konstruksi di Bulan

Video | Rabu, 25 November 2020 | 12:15 WIB

Kinerja Sektor Konstruksi Anjlok Imbas Pandemi, Ini Kata Pengamat

Kinerja Sektor Konstruksi Anjlok Imbas Pandemi, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

×