Jokowi Ingin Pelabuhan Patimban Dimanfaatkan untuk Gairahkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 20 Desember 2020 | 17:54 WIB
Jokowi Ingin Pelabuhan Patimban Dimanfaatkan untuk Gairahkan Ekonomi Rakyat
Presiden Joko Widodo (kanan) tiba di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (29/11). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar]

Suara.com - Di tengah pandemi, pemerintah kembali berhasil menyelesaikan salah satu proyek strategis nasional (PSN), yaitu pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban fase pertama yang memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan perekonomian daerah maupun nasional.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) Pelabuhan patimban memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian di Jawa Barat.

“Proyek ini memiliki peran yang penting, peran yang strategis, baik dalam upaya meningkatkan perekonomian di Jawa Barat maupun nasional pada umumnya,” ujar Presiden Jokowi saat melakukan soft launching sekaligus meresmikan pengoperasian perdana Pelabuhan Internasional Patimban pada Minggu (20/12/2020) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor.

Jokowi pun meminta jajaran terkait untuk memanfaatkan pelabuhan tersebut untuk menggairahkan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Saya minta kepada para menteri, gubernur, dan bupati, wali kota, dan pejabat-pejabat terkait agar bersama-sama pelaku usaha UMKM, koperasi, dan perusahaan-perusahaan swasta untuk memaksimalkan infrastruktur yang sudah kita bangun ini dalam rangka menggairahkan ekonomi rakyat kita dan meningkatkan kesejahteraan rakyat kita,” ujarnya.

Jokowi menyampaikan, keberadaan Pelabuhan Patimban juga berfungsi untuk memperkuat keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini sudah terlalu padat dan menimbulkan kemacetan di ruas jalan Bekasi-Jakarta maupun sebaliknya.

“Dengan lokasinya yang strategis di antara Bandara Kertajati dan kawasan industri di Bekasi, di Karawang dan di Purwakarta, saya yakin keberadaan Pelabuhan Patimban ini akan menjadi kunci penghubung antarkawasan, seperti industri manufaktur, pariwisata, dan sentra-sentra pertanian, serta menopang percepatan ekspor,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini meyakini, keberadaan pelabuhan yang pada fase I siap melayani peti kemas 3,75 juta TEUs dan memiliki car terminal berkapasitas 218.000 mobil completely build up (CBU) ini, akan meningkatkan ekspor otomotif Indonesia ke pasar global.

Tak hanya otomotif, Presiden meminta agar Pelabuhan Patimban juga digunakan untuk mendukung ekspor produk Indonesia lainnya sehingga dapat menggerakkan ekonomi, baik di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, industri kreatif, maupun sektor lainnya.

Baca Juga: Jokowi: Pelabuhan Patimban akan Jadi Kunci Pergerakan Ekonomi Nasional

“Keberadaan pelabuhan ini harus semakin terkonsolidasi dengan pengembangan industri dan perekonomian lokal, semakin mempercepat pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru dan memberikan kecepatan pelayanan di bidang logistik, dan membuat produk-produk ekspor kita semakin efisien, semakin berdaya saing, semakin kompetitif di pasar global,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI