Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Resmikan Pelabuhan Patimban, Jokowi Tak Ingin Hanya Ekspor Otomotif

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 20 Desember 2020 | 15:49 WIB
Resmikan Pelabuhan Patimban, Jokowi Tak Ingin Hanya Ekspor Otomotif
Presiden Joko Widodo (kanan) tiba di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Jumat (29/11). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar]

Suara.com - Pemerintah secara resmi mengoperasikan Pelabuhan Internasional Patimban yang terletak di Subang, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020). Keunggulan pelabuhan ini terletak pada fasilitas terminal untuk melakukan ekspor impor otomotif.

Pasalnya, kapasitas car terminal pelabuhan ini mencapai 218 ribu mobil completely built up (CBU) dan nanti jadi 600 ribu kendaraan.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak ingin salah satu proyek stategis nasional (PSN) ini hanya melakukan kegiatan ekspor impor produk otomotif saja.

"Tapi saya ingatkan bahwa Pelabuhan Patimban ini juga harus mendukung ekspor produk-produk lainnya yang menggerakkan ekonomi usaha mikro kecil menengah (UMKM), sektor pertanian, industri kreatif serta produk-produk lainnya sehingga mampu bersaing di pasar global," kata Jokowi dalam acara Soft Launching Pelabuhan Internasional Patimban yang dilakukan secara virtual pada Minggu (20/12/2020).

Asal tahu saja, Pelabuhan Patimban merupakan salah satu PSN yang dibangun pemerintah mulai tahun 2018 dan ditargetkan selesai seluruhnya pada tahun 2027.

Pembangunan pada tahap pertama meliputi area terminal, breakwater, seawall, dan revetment, pembangunan back up area, jalan akses, serta jembatan penghubung.

Pada tahap pertama, Pelabuhan Patimban nantinya akan memiliki kapasitas car terminal sebesar 218 ribu CBU dan kapasitas terminal kontainer sebesar 250 ribu TEUs.

Pada peluncuran hari ini, Pelabuhan Patimban melakukan ekspor perdana sebanyak 140 mobil dengan merek Toyota, Daihatsu dan Suzuki ke Brunei Darussalam menggunakan Kapal MV. Suzuka Express yang dimiliki PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd.

"Keberadaan Pelabuhan Patimban akan menjadi kunci penghubung antarkawasan seperti industri manufaktur, pariwisata, dan sentra-sentra pertanian serta menopang percepatan ekspor,” kata Jokowi dalam sambutan virtualnya.

Yang lebih membanggakan Jokowi adalah karena proyek ini diselesaikan dalam kondisi ekonomi yang sedang tertekan akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Di tengah-tengah pandemi ini, salah satu proyek strategis nasional yaitu pembangunan Pelabuhan Pantimban fase 1 telah kita selesaikan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub: Pelabuhan Patimban Bisa Ciptakan Lapangan Kerja di Subang

Menhub: Pelabuhan Patimban Bisa Ciptakan Lapangan Kerja di Subang

Jabar | Minggu, 01 November 2020 | 10:39 WIB

Jalan Akses Pelabuhan Patimban Ditarget Layani Logistik Oktober

Jalan Akses Pelabuhan Patimban Ditarget Layani Logistik Oktober

Jabar | Jum'at, 25 September 2020 | 14:53 WIB

Jokowi: Perhatikan Dampak Sosial Ekonomi Bagi Nelayan di Pelabuhan Patimban

Jokowi: Perhatikan Dampak Sosial Ekonomi Bagi Nelayan di Pelabuhan Patimban

News | Selasa, 22 September 2020 | 10:14 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB