Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Satpol PP Hingga Pedagang Pasar Jadi Salah Satu Prioritas Penerima Vaksin

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 Desember 2020 | 15:33 WIB
Satpol PP Hingga Pedagang Pasar Jadi Salah Satu Prioritas Penerima Vaksin
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Suara.com - Pemerintah secara resmi sudah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang berasal dari Sinovac, perusahaan farmasi asal China beberapa waktu lalu.

Dalam proses vaksinasi ini nantinya, pemerintah sudah memetakan kelompok mana saja yang akan lebih dahulu diprioritaskan untuk diberi vaksin terlebih dahulu.

Ternyata selain tenaga kesehatan yang bakal jadi prioritas, pemerintah memasukan juga Satpol PP, TNI, Polri dan pedagang pasar yang bakal diberi vaksin terlebih dahulu.

"Pemerintah sudah memutuskan bahwa tahap awal tenaga kerja kesehatan dan para pekerja di Garda terdepan Satpol PP tni-polri pedagang pasar UMKM akan diberikan prioritas," kata Airlangga dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021, yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (22/12/2020).

Airlangga menyebut pemerintah sudah sangat siap untuk memulai proses vaksinasi pada akhir bulan Januari 2021 mendatang, meski begitu pemerintah tetap akan menunggu hasil uji klinis yang dilakukan oleh BPOM.

"Sesuai arahan Bapak Presiden di bulan Januari akhir nanti vaksinasi sudah bisa dilaksanakan tentu dari Badan POM akan menganalisa data yang dikirim dari China dan Brazil untuk dilakukan penelitian di Bandung sehingga data-data tersebut secara ilmiah akan dikaji untuk menentukan keamanan dan efektivitas dari pada vaksin," paparnya.

Sementara terkait pasokan vaksin, Airlangga mengungapkan pada bulan Januari mendatang pemerintah akan menambah kedatangan vaksin sebanyak 1,8 juta dosis pada Januari, lalu pada bulan ini sebanyak 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku siap untuk dikirim ke Indonesia.

"Semua ini berharap bahwa rasa aman bisa dibangkitkan, sehingga perekonomian dan masyarakat sudah berani untuk bergerak untuk meningkatkan daya beli," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Charles Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19, Pakai Merek Apa?

Pangeran Charles Masuk Daftar Tunggu Vaksinasi Covid-19, Pakai Merek Apa?

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 15:03 WIB

Menko Airlangga : 2021 Waktunya Kembali untuk Bekerja

Menko Airlangga : 2021 Waktunya Kembali untuk Bekerja

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 15:03 WIB

Presiden Jokowi Andalkan Vaksinasi Gratis untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

Presiden Jokowi Andalkan Vaksinasi Gratis untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:32 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×