Pupuk Kaltim Gandeng BPSDMI Siapkan SDM untuk Menghadapi Era VUCA

Iwan Supriyatna

Rabu, 06 Januari 2021 | 10:54 WIB
Pupuk Kaltim Gandeng BPSDMI Siapkan SDM untuk Menghadapi Era VUCA
Pupuk Kaltim menandatangani MoU dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, terkait kerjasama peningkatan SDM berbasis industri.

Suara.com - Pupuk Kaltim menandatangani MoU dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, terkait kerjasama peningkatan SDM berbasis industri dengan Politeknik APP Jakarta, salah satu politeknik negeri di bawah naungan BPSDMI untuk program Vokasi Diploma 1.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, dengan Kepala BPSDMI Eko S.A. Cahyanto.

Diungkapkan Rahmad Pribadi, Pupuk Kaltim optimis kerjasama ini menjadi salah satu upaya pengembangan kapasitas tenaga kerja lokal, sekaligus peningkatan kompetensi karyawan agar lebih berdaya saing.

Pengembangan SDM gencar dilakukan Pupuk Kaltim guna mendukung transformasi bisnis Perusahaan dalam menghadapi era Volatility, Uncertainly, Complexity dan Ambiguity (VUCA).

“Pupuk Kaltim sangat fokus pada transformasi dan pengembangan kapasitas SDM, sebagai salah satu strategi kebijakan bisnis Perusahaan,” kata Rahmad dalam keterangannya, Rabu (6/1/2021).

Peningkatan kompetensi karyawan juga menjadi jurus Pupuk Kaltim untuk mampu menghadapi tantangan industri, sekaligus antisipasi perubahan kondisi bisnis.

Kerjasama program Vokasi D1 dengan APP Jakarta juga didukung Infrastruktur Learning and Development, yang disiapkan Pupuk Kaltim untuk membangun budaya learning agility dengan memberikan berbagai fasilitas pembelajaran menarik dan mudah diakses seluruh karyawan, diantaranya implementasi roadmap knowledge management melalui program berbagi pengetahuan rutin, dikoordinir agen perubahan (NEXTGen) di seluruh unit kerja.

Selain itu juga ada perpustakaan online yang dapat diakses seluruh karyawan kapan pun dan dimana pun, serta aktivitas pembelajaran melalui metode gammification (aplikasi Android).

“Termasuk aplikasi e-Learning untuk meningkatkan kompetensi karyawan secara mandiri, serta memfasilitasi karyawan untuk berkolaborasi melalui penyediaan coworking space di lingkungan Perusahaan,” terang Rahmad.

baca juga

Kepala BPSDMI Eko S.A. Cahyanto, mengatakan program vokasi ditujukan untuk pengembangan SDM sekaligus menyiapkan tenaga kerja berkompeten dan entrepreneur baru.

Program vokasi ini tersebar di 12 provinsi dan 15 kabupaten/kota se-Indonesia, yang diharap mampu menciptakan tenaga kerja kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri.

“Kegiatan pendidikan setara D1 ini merupakan wujud program link and match yang menjadi kebutuhan industri masa kini,” kata Eko.

Dijelaskannya, BPSDMI Kemenperin memiliki beberapa unit lembaga pendidikan, diantaranya 10 Politeknik, 2 Akademi Komunitas, 9 SMK dan 7 Balai Diklat di seluruh Indonesia.

Setiap tahun program pendidikan dan pelatihan dilaksanakan untuk menyiapkan SDM unggul, sesuai kebutuhan industri dengan konsep link and match.

“Bagi siswa SMA atau SMK yang lulus sebelum usia 18 tahun, bisa ikut program setara D1, dengan efektivitas pembelajaran lebih banyak praktik dari teori, sehingga saat lulus bisa menjadi tenaga kerja terampil, kompeten dan mandiri,” lanjut Eko.

Direktur Politeknik APP Jakarta Amrin Rapi, mengatakan tenaga kerja industri dinyatakan kompeten setelah mendapatkan Sertifikasi Kompetensi oleh LSP. Hal ini menjadi salah satu keunggulan program Vokasi BPSDMI, dengan sertifikasi kompetensi seluruh peserta didik untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.

“Diploma I Vokasi sama dengan yang diterapkan di Jerman, yaitu dual system, yakni 70% praktik dan 30% teori,” ujar Amrin Rapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realisasi Produksi Pupuk Kaltim Tahun 2020 di Atas RKAP

Realisasi Produksi Pupuk Kaltim Tahun 2020 di Atas RKAP

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2021 | 09:38 WIB

Pembangunan SDM Tidak Bisa Dipisahkan dari Peran Perpustakaan

Pembangunan SDM Tidak Bisa Dipisahkan dari Peran Perpustakaan

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2020 | 08:19 WIB

Link Net Berdayakan SDM Profesional Berorientasi ke Kebutuhan Pelanggan

Link Net Berdayakan SDM Profesional Berorientasi ke Kebutuhan Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2020 | 06:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×