Harga Kedelai Tinggi, Mendag Minta Masyarakat Mengerti

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 11 Januari 2021 | 18:10 WIB
Harga Kedelai Tinggi, Mendag Minta Masyarakat Mengerti
Pekerja melakukan proses pengolahan kacang kedelai di kawasan mampang prapatan, Jakarta, Minggu (9/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meminta masyarakat mengerti dengan kenaikan harga komoditas kedelai akhir-akhir ini. Menurut dia sebagai negara importir kedelai naik turunnya harga sangat bergantung dari pasokan luar negeri.

"Jadi bapak dan ibu ini adalah suatu keniscayaan yang memang harus kita pahami, karena Indonesia tidak mempunyai kacang kedelai yang cukup, karena 90 persen adalah impor. Kita harus bisa mengerti kenaikan harga tersebut," kata Lutfi dalam konfrensi pers secara virtual, Senin (11/1/2021).

Lutfi pun menjelaskan ada beberapa faktor mengapa harga kedelai meroket terus. Pertama permintaan global akan kedelai sangat tinggi tapi tak diikuti dengan pasokan yang memadai.

Dia mengatakan negara-negara produsen kedelai utama dunia di daerah Amerika Latin saat ini sedang mengalami cuaca ekstrim La-Nina, sehingga produktivitas mereka terganggu.

"Ada gangguan cuaca La Nina di Latin Amerika yang menyebabkan basah di Brazil dan Argentina, yang kedua diperparah dengan Argentina yang mengalami aksi mogok," paparnya.

Dengan situasi ini dirinya pun bilang harga kedelai saat ini berada pada level tertingginya selama 6 tahun.

"Jadi bapak dan ibu, sekarang ini harga kedelai itu 13 dolar AS per rumpumnya, dan ini adalah harga tertinggi dalam 6 tahun terakhir," katanya.

Tak hanya itu kata dia permintaan kedelai dari China juga meroket tajam untuk industri pakan ternak, khususnya babi. Dia menjelaskan pada tahun 2019-2020 yang lalu, China mengalami wabah flu babi. Flu babi ini menyerang ternak, namun sekarang wabah tersebut sudah hilang sehingga para peternak mulai kembali melakukan aktivitas beternaknya.

"Jadi hari ini mereka memulai ternak babi itu lagi dengan jumlah sekitar 470 juta yang tadinya makanannya tidak diatur, hari ini makanannya diatur, karena makanannya diatur tiba-tiba karena babi ini yang besar ini hampir mengkaliduakan permintaan kedelai dari China kepada Amerika Serikat dalam kurun waktu yang singkat. Jadi dari 15 juta biasanya permintaan disana naik menjadi 28 juta permintaan. Ini menyebabkan harga yang tinggi," paparnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karyawan Bisa Dilarang ke Kantor dan WFH Jika Klaster COVID-19 Menggila

Karyawan Bisa Dilarang ke Kantor dan WFH Jika Klaster COVID-19 Menggila

Jakarta | Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:52 WIB

Warga Sudah Jenuh dengan COVID-19 Berkepanjangan, Hingga Langgar Prokes

Warga Sudah Jenuh dengan COVID-19 Berkepanjangan, Hingga Langgar Prokes

Bali | Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:42 WIB

Klaster Covid Bermunculan, Mendagri Sebut Perkantoran Bisa WFH 100 Persen

Klaster Covid Bermunculan, Mendagri Sebut Perkantoran Bisa WFH 100 Persen

News | Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:40 WIB

Pengunduran Diri Kepsek Diduga Punya Kelainan Seksual Terganjal Ini

Pengunduran Diri Kepsek Diduga Punya Kelainan Seksual Terganjal Ini

Sumut | Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:49 WIB

Terkini

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

×